» » Pelabuhan Ferri Internsional Batam Center Pasang 2 Alat X-Ray

Pelabuhan Ferri Internsional Batam Center Pasang 2 Alat X-Ray

Ditulis Oleh: Redaksi | Jumat, 15 Januari 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Arus penumpang kapal Ferri ,baik yang baru datang dari Singapore atau pun Malaysia,bahkan sebaliknya yang akan berangkat ke negara tetangga tersebut,tetap normal melakukan aktifitasnya di Pelabuhan Ferri Internasional Batam Center.Jum'at (15/1).

"Aktifitas penumpang yang menggunakan jasa kapal ferri,baik yang datang maupun keluar,dari negara tetangga di pelabuhan ini,tidak mengalami penurunan,pasca terjadinya ledakan bom bunuh diri di Sarinah,Jakarta"kata Nika Astaga,Kepala Operasional,PT Synergi Tharada,selaku pengelola Pelabuhan Ferry Internasional,Batam Center.

Ia menjelaskan,arus penumpang,baik itu wisatawan luar ataupun domestik,berjalan lancar dan aman,tanpa ada kendala apapun,bahkan setiap harinya yang masuk dan keluar dari Batam,mencapai 4000 hingga 5000 penumpang.

"Untuk hari biasa mencapai 4000,sedangkan di hari libur Sabtu dan Minggu (wekend) mencapai 5000,yang datang dan pergi melalui pelabuhan ini" ujarnya.

Ditambahkannya,sejak kejadian ledakan bom bunuh diri,yang terjadi di Sarinah Jakarta,yang terjadi kemarin (14/1),management PT Synergi Tharada,langsung memasang alat X-Ray di pintu masuk pelabuhan,yang juga disiagakan petugas pengamanan (sekurity) pelabuhan Ferri Internasional Batam Center,selain itu petugas dari kepolisian yang berpakaian dinas maupun preman,ikut juga berperan serta dalam pengalaman pelabuhan ini.

"Ada 2 alat X-Ray yang dipasang di dua pintu masuk pelabuhan,yang masing-masing juga dijaga petugas pengamanan pelabuhan" ujar Nika lagi.

Selain 2 alat X-Ray yang telah dipasang di pintu masuk pelabuhan,puluhan CCTV juga telah terpasang disetiap sudut pelabuhan,guna mengantisifasi hal-hal yang tidak diinginkan

Bahkan direncanakan,pihak PT Synergi Tharada,sebagai pengelola pelabuhan Batam Center,juga akan menambah personil pengamanan wanita,untuk bertugas memeriksa penumpang kapal kaum hawa.

"Kita akan segera menambah personil pengamanan wanita,untuk ditempatkan dan memeriksa barang para penumpang wanita,apabila barang bawaan wanita tersebut mencurigakan" pungkasnya.

(Red/Ai).
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya