» » Tukang Bangunan Ditemukan Tewas Di Golden Prawn

Tukang Bangunan Ditemukan Tewas Di Golden Prawn

Ditulis Oleh: Redaksi | Sabtu, 09 Januari 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Indra Saputra (17),yang kelahiran Aceh,tewas bersimbah darah,di dalam sebuah ruko Golden City Blok II No 12,kawasan Golden Prawn Bengkong,pada Jumat (8/1) sekitar pukul 21.30 Wib.

Diduga Indra Saputra adalah korban pencurian dengan kekerasan (curas),yang dilakukan pelaku dengan cara menikam korban tepat dibawah dada(ulu hati) dengan satu tusukan dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Penyebab korban dibunuh oleh pelaku pembunuhnya,belum diketahui pasti,namun sebelum menemui ajalnya,korban yang bekerja sebagai buruh bangunan dikomplek pertokoan,kawasan Golden Prawn tersebut,sempat meminta tolong,kepada rekan-rekannya sesama buruh bangunan.

Bahkan diduga korban,yang ditikam oleh pelaku didekat parit yang membatasi tempat wisata GP dengan ruko tempat korban bekerja,sempat bertengkar dengan pelaku,hingga akhirnya korban pun ditikam,pasalnya korban sempat berlari dengan melompati parit pembatas tersebut,karena saat ditemukan baju seluruh pakaian korban basah dan banyak mengeluarkan darah,sebelum akhirnya masuk ke dalam ruko.dan korban sudah 3 bulan bekerja sebagai buruh bangunan bersama ayah angkatnya.

Sementara itu,ibu angkat korban dilokasi kejadian mengatakan,pada saat korban belum dikabarkan tewas,sekitar pukul 21.00 Wib keluar dari rumah setelah mendapatkan telpon dari seseorang yang tidak diketahui.

"Saat masih dirumah,ia dapat telpon dari orang lain,ga tau dari siapa,entah temannya atau tidak,setelah itu ia pergi,dan tak tau nya sudah dikabarkan meninggal di lokasi GP ini" kata ibu tersebut.

Sementara itu,petugas polisi polsek Bengkong dan petugas identifikasi Polresta Barelang,sudah melakukan olah TKP dan juga memasang garis polisi dilokasi pertama kali korban jatuh bersimbah darah,dan ruko tempat korban ditemukan pertama kalinya.Bahkan jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Otorita Batam(RSOB) untuk dilakukan visum.

(Red/Ai).

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya