» » ATB Bongkar Pemasangan Pipa Air Ilegall

ATB Bongkar Pemasangan Pipa Air Ilegall

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 02 Februari 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Ada saja cara sebagian warga untuk mendapatkan air bersih sebagai kebutuhan hidup,meskipun kebutuhan air bersih tersebut dilakukan secara ilegal.

Hal ini terlihat di pemukiman Rumah Liar (ruli) Kampung Air,Batam Center dimana ratusan warga yang mendiami ruli,yang terletak di Kecamatan Batam Kota tersebut,mendapatkan air bersih tanpa melalui Perusahaan pengelolaan air bersih,yakni PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Diduga beberapa oknum warga setempat,telah melakukan pemasangan pipa penyaluran air bersih secara ilegal dan menanamnya,untuk dialiri ke rumah-rumah para warga di ruli tersebut.

Hal tersebut membuat pihak PT Adhya Tirta Batam (ATB) merasa dirugikan dengan ulah sebagian yang diduga oknum warga yang melakukan pemasangan pipa penyaluran air bersih secara ilegal tersebut.

Sehingga pihak ATB yang meminta bantuan dari pihak kepolisian dari Sat Sabhara Polresta Barelang,langsung turun ke ruli Kampung Air Batam, yang terletak di kawasan Batam Center tersebut,dan melakukan pembongkaran pipa-pipa yang telah terpasang disekitar rumah-rumah warga ruli itu.Selasa (2/2).

Pipa-pipa ilegal tersebut,terpasang hingga ratusan meter,di sepanjang ruli Kampung Air tersebut,bahkan disinyalir pipa ilegal itu telah tertanam cukup lama.Bahkan bagi warga yang ingin memasang pipa air ilegal itu,dikenakan biaya yang cukup mahal.

Seorang petugas dari ATB yang sedang melakukan pembongkaran pipa ilegal di ruli Kampung Air itu,mengatakan bahwa untuk ukuran pipa 1 rol,dengan berdiamensi 2 inci dan panjang 200 meter,bisa mencapai harga 4 juta.

"1 rol pipa,dengan ukuran 2 inci dan panjangnya 200 meter,mencapai 4 jutaan harganya,mas" kata petugas ATB tersebut.

Bahkan salah satu warga,Asti yang sempat diwawancarai awak media,mengatakan untuk berlangganan dalam pemasangan pipa ilegal itu,ia harua merogoh koceknya hingga mencapai jutaan rupiah,belum lagi uang pangkal dan bulanannya.

"Ya sekitar Rp.1,8 juta lah,uang pangkalnya sekitar Rp.1 juta,sedangkan untuk bulanannya Rp.150 ribu perbulannya" kata Asti.

Meskipun cukup mahal,namun warga yang tinggal di ruli Kampung Air Batam Center tersebut,yang memang sangat membutuhkan air bersih buat kebutuhan hidup,apalagi diketahui air bersih yang dikelola ATB sangat sulit untuk bisa masuk ke pemukiman liar (ruli).Sehingga warga yang menetap di ruli Kampung Air ini,mau tidak mau harus juga memasang pipa air ilegal yang diduga dikelola sebagian oknum warga yang tinggal di ruli tersebut.


(Red/Ai).








Baca Juga Artikel Terkait Lainnya