» » Densus 88 Kawal Terduga Teroris Ke Jakarta

Densus 88 Kawal Terduga Teroris Ke Jakarta

Ditulis Oleh: Redaksi | Senin, 22 Februari 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Empat orang terduga teroris yang akan berangkat ke Suriah dan bergabung dengan kelompok ISIS merupakan santri dipondok Pesantren Ibnu Masud Tahfuzul Qur'an,suatu Yayasan Yatim Piatu yang beralamat di Jalan Kampung Jami RT 2/4 Ciapis, Bogor, Jawa Barat.

Diketahui juga,pemilik pesantren yang bernama Abdurrahman,saat ini menjadi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Nusakambangan,Cilacap Jawa Tengah.

Ke empat orang tersebut,masing-masing Muhammad Mufid Murtado (15), Mukhlis Khoirur Rofiq (23) keduanya berasal dari Bogor,Untung Sugema (49) dari Bekasi dan yang terakhir Risno (28) asal Purbalingga.
 
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika mengatakan,keempat orang terduga teroris tersebut,saat ini masih dalam pemeriksaan dan pendataan oleh pihaknya.

"Setelah dilimpahkan dari pihak Imigrasi ke kita,keempatnya diambil datanya,sidik jari dan melakukan pemeriksaan,serta dimintai keterangannya" kata Kombes Pol Helmi Santika.Minggu (21/2) di Polresta Barelang.

Ia juga menuturkan,pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Densus 88,guna dilakukan pemeriksaan yang lebih dalam dan dibawa langsung ke Jakarta.

"Mereka akan dibawa ke Jakarta oleh Densus 88" terangnya.

Ditambahkannya,nantinya ke empat terduga teroris ini,akan diterbangkan melalui bandara Hang Nadim Batam menuju bandara Soekarno-Hatta,Cengkareng Jakarta,dengan pesawat Garuda dan dikawal ketat anggota Densus 88,dibantu Gegana Brimobda Kepri dan Polresta Barelang

"Dijadwalkan malam ini pukul 19.00 Wib,keempatnya diterbangkan ke Jakarta dengan dikawal 10 orang personil" ujar Helmi.

Helmi juga mengakui,bahwa dirinya tidak ingin menduga-duga apakah keempat orang tersebut,merupakan teroris yang tergabung ISIS di Suriah,namun begitu pihak otoritas keamanan Singapura dimana mereka diamankan,mencurigai kedatangan mereka tersebut,dikarenakan rute perjalanan mereka semunya.

Jika dilihat dari pasport keempatnya,mereka telah melakukan perjalan untuk melakukan umroh sudah tiga kali.

"Mungkin umroh biasa saja,dan tidak boleh juga dicurigai" pungkas Kapolresta Barelang.

Diberitakan sebelumnya,empat orang warga negara Indonesia diamankan otoritas Singapura di Bandara Changi Singapura pada 19 Febuari 2016 pukul 17.00 waktu Singapura pada saat boarding dengan tujuan Suriah. Mereka diduga hendak bergabung dengan kelompok teroris ISIS.

Setelah dideportasi dari Singapura, keempat orang dipulangkan ke Indonesia melalui Batam. Setelah menjalani pemeriksaan sekitar 5 jam di Polresta Barelang.


(Red/Ai).
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya