» » Ditpolair Polda Kepri Gagalkan Penyelundup Timah Pasir

Ditpolair Polda Kepri Gagalkan Penyelundup Timah Pasir

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 23 Februari 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Syamsudin (40) seorang nahkoda Speedboat Riski One GT6 dan lima orang anak buah kapal (ABK) nya ditangkap jajaran Direktorat Polair Polda Kepri,saat membawa pasir timah yang akan diselundupkan secara ilegal dan akan dibawa ke Singapura.Senin (22/2) sekitar pukul 19.30 WIB.

Pasir timah hasil penambangan ilegal itu,dibawa oleh S (40) dan kelima abk nya,saat berada atau melintasi titik kordinat 00 08' 215" N - 104 30' 36 N perairan Lingga ,Kepulauan Riau (Kepri).

"Pasir timah ini maua dibawa pelaku ke Singapura melalu Lingga,Kepri" kata Direktur Polair Polda Kepri,Komisaris Besar Hero Bakhtiar,melalui Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Kepri AKBP Mudji Supriyadi.

AKBP Mudji Supriyadi,menjelaskan penangkapan speedboat GT6 ini,berkat informasi dari masyarakat,tentang adanya kegiatan penambangan pasir timah ilegal di Lingga,Kepri,yang nantinya akan diselundupkan ke Singapura.

"Saat akan kita sergap,speedboat itu melaju kencang menuju Singapura,karena menggunakan 5 mesin,anggota yang sudah melakukan patroli di sekitar perairan Selayar,desa Penuba,terus mengikuti dari belakang hingga sampai ada celah untuk menghentikan laju speedboat tersebut,dan kita tangkap langsung" terangnya.

Ia menambahkan,setelah berhasil menghentikan laju speedbpat tersebut,dan mengamankan nahkoda serta abk nya,pihaknya langsung melakukan pemeriksaan dan didapati barang bukti pasir timah kering kurang lebih berjumlah sekitar 5 ton.

"Jumlahnya sekitar 5 ton pasir timah tanpa dilengkapi dokumen"ungkap AKBP Mudji Supriyadi saat gelar ekspos di Mako Polair Sekupang.

Hingga saat ini,barang bukti berupa 5 ton pasir timah ilegall dan nahkoda serta abk speedboat Riski One GT6 tersebut,masih diamankan pihak Ditpolair polda Kepri,guna pemeriksaan lebih lanjut.

(Red/Ai).


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya