» » Pengelola Pelabuhan Batam Center Nyaris Adu Jotos Dengan Ditpam BP Batam

Pengelola Pelabuhan Batam Center Nyaris Adu Jotos Dengan Ditpam BP Batam

Ditulis Oleh: Redaksi | Kamis, 28 April 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Pemasangan kaca pembatas pada petugas yang akan melakukan scanning ditempat pintu masuk pemeriksaan tiket boarding past nyaris menimbulkan bentrok fisik antara petugas Ditpam BP Batam yang berjaga dengan pihak keamanan pelabuhan yakni PT Synergi Tharada,selaku pengelola pelabuhan Ferri Internasional Batam Center Point,Batam.Kamis (27/4) sekitar pukul 11.30 wib.

Pemasangan kaca pembatas pada tempat scanning pemeriksaan tiket penumpang oleh pihak pengelola pelabuhan,dipicu dengan sering kali terjadinya dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum petugas Ditpam BP Batam saat melakukan pemeriksaan tiket para penumpang kapal.

Manager Operasional PT Synergi Tarada, Nika Astaga saat ditemui diruangan kerjanya mengatakan, banyak nya penumpang yang mengeluhkan adanya pungli yang terjadi didalam pelabuhan,yang dilakukan oleh oknum-oknum yang berseragam biru.

"Atas keluhan tersebut,maka kita lakukan penyelidikan,dan hasilnya ternyata yang pakai seragam biru itu adalah oknum petugas Ditpam BP Batam,yang mulanya kita duga petugas imigrasi" kata Nika Astaga.

Ia juga menjelaskan,modus yang dilakukan oleh para oknum Ditpam itu dengan cara scanning tiket ferry.

Bahkan para penumpang yang akan masuk dipintu pemeriksaan tiket tersebut,memilah milah dan menandai para penumpang yang akan mereka pungli.biasanya penumpang yang berwajah polos dan seperti TKI lah sasarannya untuk mereka periksa serta menahan paspor dan meminta uang calon penumpang tersebut.

"Untuk 1 orang calon penumpang diminta uangnya sebesar Rp.20 ribu hingga Rp.30 ribu"ujarnya.

Menurut Nika,sebenarnya pihaknya tidak mau mempermasalahkan terkait adanya dugaan pungli tersebut,namun pekerjaan yang saat ini dilakukan oleh pihak pengelola pelabuhan ini dengan cara memasang kaca pembatas di pintu masuk pemeriksaan tiket agar tidak terjadi pungli,namun petugas Ditpam malah melarang pengerjaan tersebut,sehingga petugas pengaman pelabuhan pun terpancing emosinya saat orang yang melakukan pemasangan kaca pembatas tersebut,dilarang bekerja memasang kaca tersebut.

Hingga berita ini diturunkan,saat ini kaca pembatas tersebut sudah dipasang,dan bangku yang biasanya buat petugas Ditpam BP Batam duduk pun telah diambil oleh pengelola pelabuhan Ferri Internasional Batam Center Point,dan akhirnya petugas Ditpam harus berdiri untuk mengecek karcis(spotek) saat akan boarding.

(Ai/Red).

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya