» » Warga Sesalkan Lambatnya Proses Sidang Tilang Di PN Batam

Warga Sesalkan Lambatnya Proses Sidang Tilang Di PN Batam

Ditulis Oleh: Redaksi | Sabtu, 14 Mei 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Ratusan warga keluhkan lambannya proses sidang tilang SIM maupun STNK yang digelar Pengadilan Negeri Batam.

Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang sudah datang untuk mengambil nomor antrian di PN Batam sejak pukul 07.00 wib,namun proses sidang baru dibuka pukul 08.30 itupun baru proses pengambilan nomor antriannya saja.

Meskipun sebagian warga yang mengaku kesal atas lambatbya proses persidangan tersebut,mau tak mau warga itu pun tetap harus mengikuti proses sidang tilang tersebut demi mengambil kembali SIM atau STNK mereka yang terkena tilang dijalan raya oleh Satuan Polisi Lalu lintas Polresta Barelang maupun Polda Kepri.

Bahkan sambil menunggu proses antriannya dibacakan oleh petugas PN Batam,ratusan warga yang datang tersebut,sampai rela duduk dilantai depan ruang sidang tempat digelarnya sidang SIM dan STNK tersebut.

Ramona salah satu warga,yang ikut sidang untuk mengambil SIM nya,mengaku kesal dan lambat dalam proses sidang tersebut,dimana ia yang sejak pagi hari sudah datang,namun proses sidangnya baru dimulai pukul 09.00 wib.

"Dari jam 07.00 wib mas,saya datang kesini (red.PN Batam) namun sidangnya baru dimulai jam 09.00 wib ini" kesal Ramona.Jumat (12/5).

Bahkan ia mengatakan,apa saja sih yang dikerjakan para petugas PN Batam itu,hingga molor begini apa emang kebiasan orang Indonesia yang selalu jam karet saja.

"Kita ini lg kerja,makanya datang pagi-pagi sekali,tapi sampai di PN Batam ini,eh malah molor" ujar Ramona lagi.

Hal senada juga dikatakan oleh seorang wanita bermarga Siregar,yang datang ke PN Batam dengan membawa anaknya yang masih balita sambil digendongnya itu,bahwa proses sidangnya lambat dan molor.

"Saya lihat yang datang kesini itu,ratusan warga,sementara prosesnya lambat dan molor,seharusnya petugas disini itu bisa memilah-milah siapa yang datang duluan,itu yang didahulukan,jadi tidak lambat dan kewalahan seperti ini" kata Siregar.

Akhirnya proses pengambilan SIM dan STNK dalam sidang tilang di PN Batam ini,berjalan dengan tertib meskipun lambat dan molor,dilakukan di ruang sidang I,II dan III dengan total warga 300 orang,baik yang menggunakan roda 2 dan 4,dengan total denda yang dikenakan berkisar Rp.81.000,00- hingga Rp.151.000,00-

(Red/Ai/Amok Group).
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya