» » Warga Batam Komsumsi Daging Sapi Ilegall

Warga Batam Komsumsi Daging Sapi Ilegall

Ditulis Oleh: Redaksi | Kamis, 23 Juni 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Bisnis daging sapi di Kota Batam,saat ini mengalami ketimpangan dalam pendistribusiannya,dan hal ini menjadi perhatian yang sangat serius dilakukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Batam,hingga lembaga tersebut berkomitmen untuk lebih fokus mengawasi di dalam sektor pangan tersebut.

Lukman Sungkar,selaku Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Batam,dalam konfrensi pers,disela-sela acara buka puasa bareng anak yatim dan awak media,mengatakan terjadinya ketimpangan dalam pendistribusian daging sapi di Batam ini,berdasarkan data yang didapatkan pihaknya dari Dinas kelautan,Perikanan,Peternakan dan Kehutanan (KP2K) Batam pada tahun 2014 - 2016.

"Dalam data itu,adanya ketimpangan yang sangat besar antara demand dan supply daging sapi di Batam ini " kata Lukman Sungkar.Rabu (23/6) sore.

Ia mengungkapkan,bahwa setiap tahunnya,sesuai data tersebut diketahui bahwa kebutuhan daging sapi yang ada di Batam,banyak dipenuhi dengan daging ilegall,yang mencapai 87,5 persen yang terjadi pada tahun 2015.

"Malah di tahun 2016,angka makin meningkat hingga 91,35 persen yang terjadi di bulan Januari - Agustus" terangnya.

Menurut Lukman Sungkar,kedua angka yang terjadi di tahun 2015 dan tahun 2016 adalah angka yang sangat fantastis,dimana angkat tersebut sangat besar persentasenya,hingga mencapai 87,85 persen dan 91,35 persen dalam kurun waktu 2 tahun.

Bahkan angka yang fantastis itulah,yang dikomsumsi oleh sebagian besar masyarakat Batam,perhotelan,restoran dan usaha catering,dimana daging-daging tersebut tidak jelas asal-usulnya.

"Distribusi daging sapi,yang dikomsumsi masyarakat Batam ini,tidak jelas asal-usulnya dan bisa dikatakan ilegall"pungkasnya.

(Red/Ai).

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya