» » » Hakim PN Batam Tunda Sidang Putusan Wardiaman Zebua

Hakim PN Batam Tunda Sidang Putusan Wardiaman Zebua

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 02 Agustus 2016 | No comments

Sidang Putusan Wardiaman Zebua ditunda pada Rabu 3/8/16.

Batamreport.com - Batam : Pengadilan Negeri (PN) Batam tunda sidang putusan terdakwa Wardiaman Zebua yang terjerat dalam kasus pembunuhan siswi SMA 1,Sekupang Batam,Dian Milenia Trisna Afiefa (16) dengan alasan hasil putusannya belum siap.Selasa (2/8) siang.

"Kami belum bisa membacakan hasil putusan terhadap terdakwa Wardiaman Zebua,karena hingga pukul 14.00 wib ini hasil putusannya belum siap" kata Zulkifli,selaku ketua majelis yang menyidangkan perkara tersebut,dihadapan jaksa penuntut umum Kejari Batam,tim penasehat hukum terdakwa Wardiaman Zebua,dan para pengunjung yang ingin menyaksikan jalannya sidang yang sempat menghebohkan Kota Batam tersebut.

Sedangkan salah satu tim pengacara hukum (PH) terdakwa Wardiaman Zebua,Utusan Wardiaman mengatakan bahwa hasil putusan terhadap klien nya belum bisa dibacakan oleh hakim,meskipun sidangnya digelar pada hari ini,namun didalam.sidang hakim menyatakan belum menyiapkan hasil putusan tersebut,hingga memutuskan ditunda pada esok hari (red.Rabu,3/8).

"Ini hal yang biasa,dan kami bisa memakluminya,karena hakim belum siap dalam mengambil keputusan akhir dalam sidang terhadap klien kami" kata Sarumaha saat usai sidang yang digelar diruang utama PN Batam.

Namun begitu,ia sangat optimis 100 persen bahwa kliennya (Wardiaman Zebua) akan menang dalam proses persidangan tersebut.

"Kita akan lihat hasil vonis dari majelis hakimnya,jika dinyatakan bersalah dalam putusan itu nantinya,kita lihat bagaimana perkembangannya,ia kita lihat saja dulu,bahkan jika dinyatakan bebas tentunya akan sangat berbahagia"kata Sarumaha lagi.

Sarumaha juga menuturkan,jika kliennya itu (Wardiaman) dinyatakan bebas oleh hakim PN Batam ini,tentunya hakim telah melakukan langkah pembuktian yang sebenarnya secara objektif.

"Alasannya dikarenakan,selama digelarnya persidangan,ada beberapa hal yang tidak terungkap dan tidak bisa membuktikan bahwa terdakwa yang melakukan pembunuhan," terangnya.

Bahkan ia menambahkan dari segi materi saksi yang dihadirkan, masih diragukan keterangannya,karena saksi hanya bilang mirip-mirip saja, tidak melihat proses perkosaan dan pembunuhan.

"Tidak ada saksi satupun yang melihat kejadian pembunuhan tersebut"ungkapnya.

Namun demikian,ia mengakui tetap melihat proses persidangan secara objektif,karena pengacara pun tidak bisa membela pada orang yang benar-benar berbuat salah.

"Kita tidak bisa membela orang yang memang terbukti bersalah"pungkas Sarumaha.

(Red/Ai).
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya