» » Pengacara Wardiaman Ajukan Banding Ke Pengadilan Tinggi

Pengacara Wardiaman Ajukan Banding Ke Pengadilan Tinggi

Ditulis Oleh: Redaksi | Kamis, 04 Agustus 2016 | No comments

Tim Kuasa Hukum Wardiaman Nilai Putusan Hakim PN Batam Tidak Objektif

Batamreport.com - Batam : Penasehat hukum (PH) terdakwa Wardiaman Zebua (30) sesalkan putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam,yang memvonis hukuman pidana seumur hidup kepada klien nya yang dinilai tidak objektif dalam mengambil keputusan.Kamis (4/8) sore.

Hal ini dikatakannya,usai sidang pembacaan amar putusan terhadap terdakwa Wardiaman,yang diputuskan bersalah telah melakukan pembunuhan terhadap Dian Milenia Trisna Afiefa (16) siswi SMA 1 Sekupang,Batam,yang ditemukan tewas mengenaskan,dengan luka digorok dileher dengan kondisi telanjang,diduga diperkosa dahulu sebelum dibunuh,dan mayatnya dibuang dan ditemukan di hutan Sei Ladi,Sekupang pada Minggu 27 September 2015 lalu.

"Putusan ini tidaklah objektif,karena tidak mempertimbangkan keterangan saksi" kata Sarumaha.

Disamping itu,Majelis Hakim yang diketuai Zulkifli SH,dengan dua hakim anggota Budi Iman SH dan Hera Polosia SH,hanya mempertimbangkan keterangan ahli,tidak melihat keadilan kepada terdakwa.

"Hakim harusnya mempertimbangkan tidak ada fakta dalam persidangan yang terungkap,saat terdakwa dan korban bertemu,dan juga adanya darah yang menempel dibaju juga tidak diuji" terangnya.

Bahkan ia juga sangat menyesalkan dalam putusan majelis hakim yang hanya mempertimbangkan,keterangan saksi ahli.Menurutnya apakah benar terdakwa dan korban telah bertemu sebelumnya,sedangkan titik kordinat antara keduanya bertemu berbeda,dan ini harusnya diungkap dan dipertimbangkan dipersidangan,dan bukan hanya untuk penuhi rasa keadilan untuk pihak korban itu sendiri.

Atas putusan majelis PN Batam ,yang memvonis hukuman pidana seumur untuk Wardiaman Zebua tersebut,Utusan Sarumaha dan tim kuasa hukum terdakwa,mengajukan langkah upaya hukum lainnya dengan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) di Pekanbaru,Riau.

"Kami ajukan banding,karena menilai tetap yakin hingga saat ini,klien kami tidak bersalah seperti yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU),karena putusannya tidaklaktidah objektif" pungkasnya.

(Red/Ai).


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya