» » Ribuan Gram Sabu Berhasil Diamankan Petugas BNNP Kepri

Ribuan Gram Sabu Berhasil Diamankan Petugas BNNP Kepri

Ditulis Oleh: Redaksi | Senin, 05 September 2016 | No comments

Batamreport.com – ‎Batam : Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri,kembali ungkap 2 kasus peredaran narkotika di Batam,Kepulauan Riau.

Dari hasil pengungkapan 2 kasus narkotika tersebut,BNNP Kepri menyita barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 5.386,18gram. 

Dengan hasil tangkapan BNN Kepri ini,maka digelar lah ekspose pelaku dan barang bukti,di kantor BNNP Kepri,yang terletak di Jalan Hang Jebat,Batu Besar Nongsa,Batam-Kepri.

Dan gelar ekspose ini dipimpin langsung oleh,Kepala BNNP Kepri Kombes Pol Drs. Benny Setiawan, MH didampingi ‎Kabid Pemberantasan BNNP Kepri AKBP Bubung Pramiadi, Senin (5/9/) sekitar pukul 11.00 wib.

Kepala BNNP Kepri,Kombes Pol Drs. Benny Setiawan,MH menerangkan,bahwa anggotanya (petugas) BNNP Kepri,menangkap seorang pria berinisial H (32) yang kedapatan
‎‎memiliki narkotika jenis sabu dengan berat 184 gram pada,Jumat (26/8) di Komplek Nagoya Permai,Batam - Kepri.

Dan dari penangkapan terhadap tersangka tersebut,lalu dikembangkan untuk menciduk bandar penyuplai narkoba tersebut.Akhirnya petugas pun kembali berhasil menangkap S (31) yang menyembunyikan 3 bungkus narkotika jenis sabu siap edar yang ditaruh didalam kotak rokok dengan berat 2,18 gram.

Dari penangkapan kedua tersangka tersebut,H dan S,petugas BNNP Kepri menjerat kedua tersangka dengan pasal
114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Sementara itu,dihari yang berbeda,Minggu (4/9) Petugas BNNP Kepri kembali menangkap pasangan suami istri BD (37) dan SS (42) di parkiran rumah makan Salero Basamo,Baloi Kota Batam,Kepri.

Dari tangan kedua tersangka suami istri (pasutri) itu,petugas BNNP Kepri itu,mengamankan barang bukti jenis sabu,seberat 5,2 Kilogram yang disimpa dalam plastik pembersih pakaian,tujuan nya untuk mengelabui petugas.

BD dan SS mengaku kepada petugas,bahwa mereka mendapatkan sabu tersebut,
dari Mr.X (Warga Malaysia) yang masih buron atau DPO.Keduanya pun diperintahkan oleh Mr.X untuk mengambil barang haram tersebut,dipelabuhan tikus yang ada di daerah Bengkong.

Atas perintah Mr.X (DPO) tersebut,keduanya mengambil narkoba tersebut dan membawanya ke parkiran rumah makan Salero Basamo didaerah Baloi,rencananya mau melakukan transaksi narkoba ditempat tersebut.Namun keduanya keburu tertangkap oleh petugas yang melakukan penyamaran.

Dari pengembangan kedua pasangan suami istri itupun,petugas BNNP Kepri kemudian menangkap 2 orang warga negara asing (WNA) asal Malaysia,AF (22) dan KP (23) di Spa salah satu hotel di Batam.

Peran dua WNA asal Malaysia tersebut memonitor transaksi narkoba yang dilakukan oleh BD & SS.Bahkan petugas pun menyita satu unit mobil Fiat Picanto milik tersangka BD.

" kedua WNA itu,mendapatkan narkoba itu dari negara asalnya di Malaysia,dalam jumlah banyak yang dibungkus pakai karung sabun cuci,sehingga berhasil mengelabui petugas pelabuhan"pungkas AKBP Bubung.

Akibat perbuatan ke 4 tersangka BD, SS, AF & KP itu,petugas pun menjerat dengan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) , Pasal 113 ayat (2), pasal 115 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) & ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009  dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

(Red/Ai).


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya