» » Rudi SE : Saya Tidak Tahu Proses Rekrutmen Anggota Satpol PP

Rudi SE : Saya Tidak Tahu Proses Rekrutmen Anggota Satpol PP

Ditulis Oleh: Redaksi | Rabu, 14 September 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Walikota Batam,HM.Rudi SE dan Wakil Walikota Batam,Amsakar Achmad terima perwakilan ratusan anggota Satpol PP yang berdemo,diruang rapat lantai V kantor Walikota Batam.Rabu (14/9).

Dalam pertemuan perwakilan anggota Satpol PP dengan Walikota Batam tersebut,Rio salah satu perwakilan meminta agar seluruh anggota satpol PP yang sudah direkrut pada gelombang ke 3,angkatan tahun 2014 tersebut,diangkat menjadi pegawai tetap,dan dianggarkan pada anggaran murni tahun 2016.

"Banyak tahap yg sudah dilalui sebenarnya yang sudah sah,namun tidak kunjung juga ada titik terangnya"Kata Rio.

Bahkan saat bertemu dengan ketua DPRD Batam pun,tidak ada jalan penyelesaiannya,karena tidak ada pengajuan anggaran di tahun 2014-2016.

Putra salah satu anggota Satpol PP yang juga ikut dalam pertemuan dengan Walikota Batam itu,juga menuntut kejelasan yang selama ini dijanjikan Kasatpol PP Hendri terkait nasib mereka.

"Yang perekrutan gelombang 1-2 bisa masuk,kenapa kami di gelombang ke 3 ini tidak bisa, kami ingin kejelasan pak"kata Putra kepada Walikota Batam Rudi SE yang didampingi Wakil Walikota Batam,Amsakar Achmad.

Sementara itu,Walikota Batam Rudi SE,terkait perekrutan 825 anggota satpol PP yang sampai dilakukan 3 gelombang ini,mengatakan tidak tahu -menahu soal perekrutan anggota Satpol PP tersebut.

"Saya tidak tahu-menahu soal rekrutmen Satpol PP"kata Rudi dihadapan perwakilan Satpol PP tersebut.

Bahkan dikatakannya lagi,bahwa
rekrutmen gelombang 3 sama sekali tidak diketahui oleh Pimpinan.

"Saya tidak tahu kalian masuk melalui siapa,silahkan laporkan saja siapa yg terima duit,dalam proses rekruitmen itu,biar masuk sel"ujarnya.

Dijelaskannya,untuk anggarannya tidak semudah itu,karena tidak mungkin lagi dimasukkan anggota Satpol PP itu,jika kami butuh,tentu nya akan dimasukkan tetapi hari ini tidak bisa, karena semua melalui proses.

"Kami tidak akan terlibat dalam masalah ini,jika minta minta pertanggung jawaban nya,saya tidak tahu karena kami tidak punya pertanggung jawaban untuk itu"terang Rudi lagi.

Sedangkan Wakil Walikota Batam,Amsakar Achmad saat diminta pendapatnya,mengatakan bahwa
mekanisme terhadap rekrutmen Satpol PP,adalah tidak sejalan dengan aturan normatif yang tidak ada,karena Pak Wali tidak tahu menahu tentang proses ini.

"Menurut UU ASN harus diumumkan formasi ini,jika mekanismenya jelas,dan tidak bertentangan dengan aturan main yg ada" kata Amsakar.

Ia juga menjelaskan,pegawai sipil, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja harus lewat mekanisme.

"Untuk adik-adik ini harus dicarikan solusinya,karena sudah masuk seleksi,dan harus diselesaikan secepatnya, jangan diberi janji"terangnya.

Terkait anggaran APBD itu sendiri,berat dianggarkan jika mekanismenya tidak sesuai dan tidak kan bisa.

"Untuk itu,harus dicarikan jalan terkait proses rekrutmen di Satpol PP itu,dan hanya kawan-kawan di Satpol PP lah yang tahu" pungkas Amsakar Ahmad.

(Red/Ai).




Baca Juga Artikel Terkait Lainnya