» » Tantimin SH,MH dan Rudianto SH : Silahkan PT MPS Complain Terkait Alat Berat Nov Crane Yang sudah Dibayarkan nya

Tantimin SH,MH dan Rudianto SH : Silahkan PT MPS Complain Terkait Alat Berat Nov Crane Yang sudah Dibayarkan nya

Ditulis Oleh: Redaksi | Jumat, 09 September 2016 | No comments

Batamreport.com - Batam : Tantimin SH,MH dan Rudianto SH,kuasa hukum PT.Cindo Internasional Marine Trading (CIMT) menanggapi komplain dari PT.Multi Prima Shipyard,terkait tidak sesuainya spesifikasi alat Nov Crane yang sudah dibeli perusahaan tersebut, dari perusahaan yang saat ini dibelanya dalam sidang gugatan wan prestasi di PN Batam.Kamis (8/9).sekitar pukul 15.00 wib.

"Dalam rapat yang digelar 4 x dalam tahun 2014, pembelian over heat crane (pembelian pertama) di Kantor PTMPS,ada kesepakatan bahwa untuk pembelian berikutnya yaitu 4 unit Nov Crane (pembelian kedua) dengan ketentuan harga lebih murah 50%, sehingga pada pembelian 4 unit Nov Crane menjadi USD 23.500, yang seharusnya USD 47.000"kata Tantimin SH.MH dan Rudianto SH.

Bahkan dalam pembelian 4 unit Nov Crane tersebut menjadi sebesar USD 23.500 dikarenakan PT.CMT melaksanakan hasil rapat tanggal 13 November 2014 itu. Bukti surat PT. CMT berupa quotation (penawaran) yang telah diserahkan dalam persidangan ini, sebagai bukti tambahan yang membuktikan bahwa pembelian 4 unit Nov Crane seharusnya USD 47.000 diberi diskon separuhnya yakni 50% sehingga harganya menjadi USD 23.500.

Ditambahkan oleh Tantimin SH,MH,bahwa pihaknya mempermasalahkan perjanjian kontrak pertama (tahun 2013), tapi kontrak perjanjian kedua, dimana mereka belum membayar uang sisa pembelian alat sebesar USD 11.750. Dan terkait katanya mereka ada lebih pembayaran sebesar USD 15.000, dalam pembukuan kami itu tidak ada, kalau mereka mau menggugat silakan saja, tapi tentu bukan dalam perkara saat ini.

Rudianto SH juga mengatakan jika mereka complain dengan alat Nov Crane yang sudah dikirim oleh PT CIMT,mengapa mereka mau membayarnya.

"Tak masalah mereka complain terkait alat itu,namun sesuai perjanjian awal kontrak mereka sudah membayarkannya"pungkas Rudianto SH.

(Red/Ai).









Baca Juga Artikel Terkait Lainnya