» » 889 Butir Ekstasi dan 477 Gram Sabu di Musnahkan Oleh Ditresnarkoba Polda Kepri

889 Butir Ekstasi dan 477 Gram Sabu di Musnahkan Oleh Ditresnarkoba Polda Kepri

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 13 Desember 2016 | No comments

Ditresnarkoba Polda Kepri saat gelar ekpos pemusnahan barang bukti narkoba
 


Batam, (BR) - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri,kembali musnahkan ratusan pil ekstasi dan sabu-sabu dengan cara merebus nya dengan rendaman air panas yang sudah dimasak terlebih dahulu,dan barang-barang haram tersebut hasil tangkapan di Jalan Renggam,Tebing Tanjung Balai Karimun,Kepri,pada 21 November 2016 lalu.

Banyak nya jumlah barang bukti hasil tangkapan Ditresnarkoba Polda Kepri tersebut,berjumlah 889 butir pil ekstasi dan 477 gram sabu,bahkan petugas Ditresnarkoba Polda Kepri juga berhasil mengamankan sebanyak 922 butir pil ekstasi berlogo CU warna Cream,dan 500 gram sabu dari tangan tersangka Said Hamsani alias Sami.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri, Kompol I Dewa Nyoman Agung Surya Negara mengatakan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat.Kemudian, sekira pukul 19.45 WIB Polisi melakukan penangkapan berdasarkan ciri-ciri dari masyarakat tersebut.

"Sesuai ciri-ciri, tersangka sedang berdiri didekat sepeda motor Honda BeAT warna hitam BP 3661 YK. Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tas ransel yang dibawanya," ujar Kompol I Dewa Nyoman Agung Surya Negara.Selasa (13/12).

Dikatakan juga oleh nya,dari pengakuan tersangka,pil ekstasi dan sabu tersebut di perolehnya dari seorang laki-laki yang belum diketahui namanya asal Malaysia.


Tersangka yang melakukan pemusnahan narkoba yang dibawa nya sendiri


"Sebanyak 889 butir pil ekstasi di musnahkan,25 butir untuk pembuktian di persidangan dan 31 butir pil ekstasi berlogo CU itu di didihkan untuk uji Puslabfor Polri Cabang Medan," kata I Dewa Nyoman.

Kemudian untuk barang bukti jenis sabu, imbuhnya, 477 gram dilakukan pemusnahan, 23 gram untuk uji Labfor dan 20 gram untuk pembuktian di persidangan.

Adapun pasal yang disangkakan kepada tersangka,adalah pasal 113 (2, pasal 114 (2) dan pasal 112 (2) UU No.35 tahun 2009 Tentang Narkotika,dengan ancaman pidana mati,pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

(red/ai).


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya