» » » » Ditpolair Polda Kepri Amankan Nahkoda Speed Boat Pembawa 71 TKI Ilegal

Ditpolair Polda Kepri Amankan Nahkoda Speed Boat Pembawa 71 TKI Ilegal

Ditulis Oleh: Redaksi | Rabu, 12 April 2017 | No comments

 
Kapolda Kepri, Irjen Pol.Drs.Sam Budigusdian saat gelar ekspos TKI di ruang Rupatama Polda Kepri. (photo Humas/Aidil)


Batam , BRDirektorat Polisi Perairan (Dit Polair) Polda Kepri berhasil amankan satu unit speed boat, warna abu-abu.bermesin tempel merk Yamaha 3 x 200 PK bersama nahkodanya S, yang kedapatan sedang  menurunkan penumpang TKI (pekerja Indonesia) dari Malaysia sebanyak 71 (tujuh puluh satu) orang di Pantai Sekilak Batu Besar-Batam, Selasa (11/4) sekitar pukul  01.00 Wib.

Kapolda Kepri, Irjen Pol.Drs. Sam Budigusdian, MH dalam gelar ekspos diruang Rupatama Polda Kepri,  dan didampingi oleh Dir PolAir Polda Kepri Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun, H.Mhum, Kabid Humas Polda Kepri yang diwakili oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri Akbp Edi Santosa, menjelaskan kepada awak media, bahwa pada hari selasa tanggal 11 April 2017 sekira pukul 01.00 wib, personil Dit Polair Polda Kepri melakukan pemeriksaan terhadap 1 (satu) unit Speed Boat warna abu-abu bermesin tempel merk Yamaha 3 x 200 PK, yang sedang melakukan kegiatan menurunkan penumpang TKI (pekerja Indonesia) dari Malaysia sebanyak 71 (tujuh puluh satu) orang di Pantai Sekilak Batu Besar-Batam, 

" Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa terhadap 71 orang tersebut melakukan perjalanan atau masuk ke Indonesia, tanpa melalui prosedur yang sah atau tanpa proses pemeriksaan petugas imigrasi baik di Malaysia ataupun setelah sampai Indonesia, dan berlayar tanpa dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), " kata kapolda.



S bin AM , Nahkoda Speed boat pembawa TKI 71 orang dari Malaysia
Dijelaskan nya, tersangka yang diamankan itu berinisial S bin AM (Nakhoda) dan juga MH,S,A, dan satu orang supir mobil dengan inisial ITN yang merupakan para saksi. Sebanyak 71 orang terdiri dari 65 orang laki-laki dan 6 orang perempuan TKI yang menjadi korban.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) unit Speed Boat warna abu-abu bermesin tempel merk Yamaha 3 X 200 PK.Dan Pasal yang dilanggaroleh Nahkoda Speed Boat tersebut adalah Pasal 120 ayat (1), undang-undang Republik Indonesia nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian jo pasal 55 ayat (1) jo pasal 56 KUHP. Pasal 219 ayat (1) jo pasal 323 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 Tahun tentang Pelayaran.


(red/ai/hms Polda).
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya