» » » » Ini Penjelasan PLN Batam Terkait Pemadaman Listrik Yang Terjadi Pada Minggu Siang

Ini Penjelasan PLN Batam Terkait Pemadaman Listrik Yang Terjadi Pada Minggu Siang

Ditulis Oleh: Redaksi | Senin, 10 April 2017 | No comments





Batam , BR  -  Pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Batam kembali terjadi, sehingga menyebabkan beberapa aktifitas warga sedikit terganggu, meskipun pemadaman listrik tersebut tidak berlangsung lama. Minggu (9/4) siang.

Terjadinya pemadamn listrik disejumlah wilayah di Batam tesrebut, disebabkan karena terjadinya gangguan sistem kelistrikan Batam - Bintan akibat Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Panaran, yang mengalami masalah dengan overcurrent/beban yang tinggi. Bahkan Gangguan secara mendadak ini, jugaberimbas pada pembangkit-pembangkit besar lainnya sehingga sebagian besar wilayah Batam dan Bintan mengalami pemadaman listrik. 

“ Pada prinsipnya, kami, bright PLN Batam tidak menginginkan adanya pemadaman, karena akan menyebabkan kerugian materi dan inmateri bagi bright PLN Batam. Namun hal ini memang diluar rencana dan dugaan kami, Secara inmateri pemadaman akan berpengaruh kepada citra perusahaan, sedangkan dari segi materi bright PLN Batam harus melakukan recovery dengan me-restart ulang mesin pembangkit. Bahan bakar yang seharusnya sudah menjadi energi menjadi tidak terpakai,” kata Corporate Secretary bright PLN Batam, Samsul Bahri.  


Samsul juga menegaskan bahwa gangguan ini bersifat mendadak/accidental dan bright PLN Batam melakukan yang tebaik agar sistem kelistrikan Batam - Bintan kembali normal dan sistem sudah dapat dipulihkan cepat di beberapa wilayah termasuk Bintan. Corporate Secretary langsung didampingi oleh General Manager Generation and Transmission Bussines Unit, Hamidi Hamid.

 “ Pada pukul 09.15 terjadi goncangan atau lonjakan beban secara mendadak yang menyebabkan overcurrent pada PLTG Panaran. Setelah PLTG Panaran off mengakibatkan pembangkit-pembangkit lain seperti PLTU Tanjung Kasam menjadi over frequency dan mengalami gangguan. Saat ini penyebab detail gangguan sedang dianalisa dan pemulihan langsung dilakukan, sehingga sistem Batam-Bintan dapat pulih secara bertaha. Perkirakan satu unit PLTU Tanjung Kasam masuk pukul 19:00 wib sehingga sistem Batam-Bintan dapat normal kembali,” ujar Hamidi.

Samsul juga menganalogikan, bahwa  ada beban yang ditanggung bersama-sama katakanlah kita menggendong karung besar oleh beberapa orang, ternyata ada salah satu orang yang jatuh sakit maka beban tadi menjadi tidak merata, sehingga yang lain tidak kuat menggendong beban tersebut,


" Sekali lagi kami mohon maaf dan bright PLN Batam terus melakukan evaluasi terhadap sistem kelistrikan agar lebih andal terhadap gangguan ” pungkas Samsul.


(red/ai/rils Humas)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya