» » » Tolak Kenaikan Listrik, Warga Demo Pemko Batam

Tolak Kenaikan Listrik, Warga Demo Pemko Batam

Ditulis Oleh: Redaksi | Senin, 17 April 2017 | No comments

 
Ratusan warga Batam yang berdemo menolak kenaikan tarif listrik di depan gedung Pemko Batam . (fhoto.Aidil).


Batam , BR - Ratusan masa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat , ormas dan LSM turun ke jalan dan berdemo ke gedung Pemerintah Kota ( Pemko) Batam , untuk menolak kenaikan tarif listrik yang dirasa sangat merugikan pelanggan (masyarakat) pengguna listrik, namun menguntungkan pihak PLN. Senin (17/4) sekitar pukul 11.00 Wib.

Masa yang bergerak daria arah Sagulung, Batu Aji dan Batam Center tersebut , setibanya nya di depan gedung Pemko Batam langsung melakukan orasi menolak kenaikan tarif listrik tersebut, dan meminta agar walikota Batam  (Rudi) mau turun dan menemui masa pendemo tersebut.

" Kami meminta agar tarif listrik yang sudah ditetapkan Gub Kepri segera dicabut, dan meminta Walikota Rudi untuk turun dari kantornya menemui kami rakyat Batam in i" teriak salah satu orator demo damai tersebut.

Selain ratusan pendemo aksi damai warga tersebut, tampak juga ratusan personil pengamanan dari kepolisian dan juga satpol PP dikerahkan untuk melakukan pengawalan dan pengamanan jalannya ademo aksi damai warga Batam yang resah dikarenakan terjadinya kenaikan harga tarif listirk oleh PT.Bright PLN Batam yang keputusan naiknya tarif listrik itu, sudah ditetapkan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Di depan gerbang Pemko Batam itu sendiri, tampak sudah terpasang kawat berduri dan 1 unit mobil water canon milik polisi juga disiapkan dalam pengamanan demo aksi damai warga tersebut.

Walikota Batam, Rudi SE saat menemui warganya yang berdemo, mengatakan sangat sedih dan merasa pihaknya sebagai pemangku daerah Batam, tidak diundang oleh pihak PLN dalam rapat kenaikan tarif listrik yang  sudah ditetapkan oleh Pemprov Kepri dalam hal ini Gub Kepri.

Walikota Batam, Rudi SE menemui warganya yang berdemo didepan gedung Pemko Batam
" Ini hanya sepihak saja, saya sebagai Walikota Batam tidak diajak serta dalam pembahasan kenaikan tarif listrik itu oleh PLN dan Pemprov Kepri " kata Rudi.

Untuk itu ia meminta kepada PLN Batam, agar segera diatur kembali jadwal pembahasannya, yang penting yang hadir itu Kepala PLN bukan diwakili.

" Kita mau tahu alasan mereka, makanya kita ingin langsung dengar dari mereka," pungkas Rudi.


(red/ai).

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya