Syamsul Paloh : Kejaksaan Negeri Batam Segera Terbitkan DPO Untuk Conti Chandra Jika Tidak Ditemukan Keberadaannya

Syamsul Paloh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Kepri Batam , BR - Syamsul Palo...


Syamsul Paloh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Kepri




Batam , BR - Syamsul Paloh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Kepri, meminta kepada Kejaksaan Negeri Batam, untuk segera secepatnya melaksanakan eksekusi terhadap Conti Chandra yang menjadi terdakwa dan dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) dalam perkara penggelapan dalam jabatan.

Hal ini dikatakan Syamsul Paloh yang juga selaku Dewan Etik Badan Anti Korupsi Independen (LSM BAKIN) kepada Batamreport,com bahwa kasus Conti Chandra ini, dalam konteks permasalahan hukum BCC Hotel, bukan suatu hal yang menjadi rahasia lagi di masyarakat Batam, karena kasus BCC Hotel ini sudah cukup menggemparkan, kenapa dikatakan demikian karena masyarakat Batam pada umumnya sudah mengetahui dan faham tentang sengketa hukum yang terjadi di BCC Hotel ini.

" Berjalannya proses hukum ini, semuanya sudah ada suatu penguatan putusan hukum dari Mahkamah Agung, yang kebetulan ada masyarakat yang mengikuti hal ini, dan cukup tahu persoalan ini " kata Syamsul. Senin (15/5) siang.

Ia menjelaskan bahwa sampai dengan diketahuinya oleh masyarakat, bahwasanya salinan putusan MA itu, sudah sampai ke PN Batam, dan segala ketentuan dan prosedur hukum itu sendiri, harusnya sesegera mungkin dilaksanakan eksekusi terhadap Conti Chandra oleh Kejaksaan Negeri Batam.

" Dari pandangan saya disini, selaku aktivis Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM Granat) Kepri dan juga sebagai Dewan Etik Badan Anti Korupsi Independen (LSM BAKIN), ini menjadi sorotan tajam bagi saya sendiri, bahwa tidak menjadi alasan apakah itu menyangkut teknis bagaimana-bagaimananya yang sudah diatur institusi Kejaksaan itu sendiri, yang tidak menjadi ranahnya masyarakat. " ujarnya.

Menurut Syamsul atau LSM dibawah kepemimpinannya itu, melihat disini Kejaksaan dengan suatu aturan ketentuannya, dalam melaksanakan eksekusi ini, harus sesegera mungkin kepada yang bersangkutan (red.Conti Chandra) yang sudah dinyatakan secara hukum,bersalah dan harus segera dieksekusi dan dicari. Walaupun ada prosedur yang tetap dijalankan oleh Kejaksaan Negeri Batam, dengan melakukan pemanggillan pertama, kedua yang mungkin sudah ketiga kalinya, namun secara ketentuan dan waktunya pun sebenarnya sudah masuk dalam arti kata tidak didapat atau belum ditemukannya terdakwa tersebut, maka segeralah menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) bahwa ini sudah menjadi buronan.

" Jadi jaksa dalam hal ini harus bisa menunjukkan, sebagai aparat penegak hukum dalam kontek sebagai eksekutornya disisni, sebagai cermin kepada masyarakat yang menilai, bahwanya Kejaksaan punya komitmen dalam menegakkan hukum itu sendiri termasuk dalam kasus ini. Terbitkanlah DPO kalau sudah waktunya, jika masih mencari-cari, jika tidak diterbitkan juga, ini akan menjadi tanda tanya besar " tutur Syamsul.

Bahkan diakuinya selaku aktivis LSM sangat menyoroti hal ini, kalau ini juga masih menjadi berlarut-larut, dimana komitmen Kejaksaan sebagai eksekutor dipertanyakan, bila perlu akan layangkan surat sampe ke Kejaksaan Agung, atau ke Presiden untuk mempertanyakan kinerja Kejari Batam dalam konteks yang sudah diterbitkan secara sprint kepada timnya itu dalam pelaksanaan eksekusi terhadap Conti Chandra,apakah bekerja atau tidak.

 " Buktinya sampai sekarang terdakwa (red.Conti Chandra) itu menjadi buron, dan saat ini malah DPO tidak diterbitkan juga, dan kita tunggu itu " kata Syamsul lagi.

Syamsul mengatakan lagi, bahwa tidak ada perbandingan dimata hukum atau masyarakat umum, ataua masyarakat Indonesia, dalam kontek perbedaan jatuhnya ataupun diberikannya sangsi hukum kepada siapapun,tidak ada perbandingannya, semua hak daripada hukum itu sendiri sama, tidak ada siapa dia-siapa dia, agar jangan ini sampai menjadi sorotan yang menjadi tanda kutif/negatif nantinya

" Ini penting kenapa, karena banyak contoh selama ini secara Nasional, yang namanya untuk mengejar atau menangkap seseorang untuk diekekusi  itu berhasil atau ada, jikapun tidak berhasil diterbitkan DPO itu. Ini penting sebagai pembelajaran hukum atau cermin hukum, bagi masyarakat untuk memberikan efek jera kepada yg bersangkutan (terdakwa), jangan pada saat mengikuti ataupun melawan hukum ini, dalam ranah kontek hukum yang sudh incraht  oleh intutusi hukum itu sendiri, jangan melarikan diri ataupun tidak berani menghadapinya, karena itu adalah Banci.

" ini banci namanya jika tidak berani menghadapi permasalahan hukumnya " geram Syamsul Paloh.

Syamsul juga mengemukakan dalam permasalahan hukum BCC Hotel ini, disini ada pengharapannya selaku Ketua LSM Granat Kepri dan Dewan Etik Bakin,kepada tim eksekutor Kejaksaan Batam, bahwa bisa dikejar ini manusia (Conti Chandra) apapun itu dan secara ketentuannya harus segera dilakukan, karena ini sebagai pembelajaran,untuk memberikan cermin yangg baik dlm kontek bingkai hukum, kepada masyarakat atau rakyat Indonesia.

" Sebagai contoh dalam penegakan hukum efek jera harus ditegakkan itu " katanya lagi.

Bagi Syamsul, tidak ada alasan untuk tidak dilaksanakan atau tidak diterbikannya Daftra Pencarian Orang (DPO) terahadap Conti Chandra, karena itu aturan dan ada kontek perwaktu disini pada saat diterbitknya sprint atau terbentuknya tim eksekutor itu,, ada teknis-teknis yang dibuat oleh Kejaksaan, dan kt tidak mencampuri itu, tetap itu aturan hukum dan kalau sudah dilakukan pemanggilan satu kali, dua kali dan ketiga kalinya, yang sepengetahuan saya secara aturan, tidak ada alasan utk tdk diterbitkannya DPO tersebut..

" Terbitkan itu, karena sudah menjadi kepedulian daripada masyarakat,bahwa orang ini sudah masuk dalam DPO atau buronan, artinya,disini  kekuatan sipil society atau masyarakat itu sendiri, dalam arti kata bisa memberikan perhatian atau memberikan bantuan informasi, bahwasanya buronan  itu masih berada disini (red.Batam) dan kepada jaksa eksekutor, tetapi jika tidak diterbitkan yang sudah sesuai dgn aturan itu, ini akan jadi tanda tanya besar dan ada apa dibalik emua ini." pungkas Syamsul mengakhiri.


(red/ai).





COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

batam,194,bola,2,ekonomi,44,Headline,170,Hukum,115,Internasional,14,nasional,51,politik,10,Selebritas,14,
ltr
item
batamreport.com - digital media batam: Syamsul Paloh : Kejaksaan Negeri Batam Segera Terbitkan DPO Untuk Conti Chandra Jika Tidak Ditemukan Keberadaannya
Syamsul Paloh : Kejaksaan Negeri Batam Segera Terbitkan DPO Untuk Conti Chandra Jika Tidak Ditemukan Keberadaannya
https://3.bp.blogspot.com/-cH87lrV0-_o/WRmdcdiXI7I/AAAAAAAAAZQ/0BMKzD34HfIava9VWXZD3Sm2HMz4VrGZACLcB/s640/index.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-cH87lrV0-_o/WRmdcdiXI7I/AAAAAAAAAZQ/0BMKzD34HfIava9VWXZD3Sm2HMz4VrGZACLcB/s72-c/index.jpg
batamreport.com - digital media batam
http://www.batamreport.com/2017/05/syamsul-paloh-kejaksaan-negeri-batam.html
http://www.batamreport.com/
http://www.batamreport.com/
http://www.batamreport.com/2017/05/syamsul-paloh-kejaksaan-negeri-batam.html
true
3795055939870948859
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA: BERITA ARCHIVE SEARCH SEMUA BERITA maaf berita yang dicari tidak ditemukan KEMBALI Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy