» » » » » Dirut SDM dan Umum PT. Pelni Cek Kesiapan Kapal Kelud dan Umsini dalam Arus Mudik Lebaran

Dirut SDM dan Umum PT. Pelni Cek Kesiapan Kapal Kelud dan Umsini dalam Arus Mudik Lebaran

Ditulis Oleh: Redaksi | Sabtu, 17 Juni 2017 | No comments

Direktur SDM dan Umum PT. Pelni , Vice Presiden Pengamanan dan Kacab PT Pelni Batam, saat diwawancarai sejumlah wartawan diatas Kapl KM Umsini.   (poto.Aidil)


Batam , BR -   PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero menambah 11 life craft di masing-masing kapal Pelni. Hal ini dimaksudkan dalam upaya terus meningkatkan pelayanan yang prima dan juga aspek keselamatan bagi para penumpang, yang menggunakan jasa angkutan pelayaran milik PT Pelni, khususnya dalam  pelayaran selama Ramadhan.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum ( Dir SDM - Umum) PT. Pelni  Persero Pusat mengatakan, bahwa tingginya penumpang, yang menggunakan jasa kapal milik Pelni ini, yang lebih dari hari biasanya, terlebih selama bulan Ramadhan ini, membuat Pelni terus menambah jumlah peralatan keselamatan diatas kapal. terutama Life Craft dan Life Jacket.

" Penumpang saat ini sangat tinggi lonjakannya beda dengan hari biasa, makanya kita akan menambah Life Craft diatas kapal, untuk keselamatan para penumpang " kata Insan Purwasarya L Tobing saat meninjau persiapan pelayaran kapal Umsini (Tambahan) di Pelabuhan Batuampar, Jumat (16/6).

Insan juga mengatakan, mudik lebaran adalah suatu tradisi masyarakat Indonesia, menyambut datangnya hari lebaran Idul Fitri 1438 H, sehingga dalam tradisi mudik ini, membuat kapal milik Pelni yang mengangkut penumpangnya sampai  membludak. Untuk di Batam saja ada dua kapal yang mengangkut penumpang, yakin kapal Umsini yang mengangkut penumpang dari Batam tujuan Jakarta, Surabaya, Makassar, Maumere, larantuka, Lewoleba,dan Kupang. Sedangka untuk kapal Kelud hanya mengangkut dari Batam ke Belawan saja.

Sambungnya, untuk dua kapal Pelni ini, telah mengangkut penumpang sebanyak 3200 orang yang diberangkatkan dari Batam ke daerah yang disinggahi oleh kapal-kapal tersebut. Mengapa demikian..?, karena ongkos kapal laut lebih murah dibandingkan moda angkutan lainnya.

Ribuan Penumpang Kapal Umsini yang sedang antri di termianl keberangkatan.
Dengan demikian, PT Pelni berkewajiban untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan penumpang kapalnya, dengan menyediakan dan menambahk Life Jacket dan Life Craft diatas kapal. Hal ini guna keselamatan dan keamanan para penumpang kapal.

Untuk memastikan semua itu, maka jajaran Direksi PT. Pelni langsung memastika semua aspek keselamatan dalam kapal, dengan melakukan peninjauan dan pengecekan kapal, salah satunya di kapal Umsini yang nyandar di pelabuhan Batuampat, Batam guna melninjau langsung kesiapan kapal tersebut dalam mengangkut penumpang dalam arus mudik lebaran tersebut.

" semuanya sudah sesuai standar operasional dan kelayakan kapal, dan penumpoang bisa berlayar dengan aman dan nyaman " terang Insan.

Dia menambahkan, bahwa jajaran Direksi hanya ingin memastikan kesiapan kapal dengan mengecek langsung ke lapangan, apakah kapal dalam kondisi prima dalam mengangkut penumpang arus mudik. Dan juga memastikan sejumlah instrumen keselamatan penumpang, bahkan juga  memastikan letersedian makanan diatas kapal bagi para penumpang, dan hal ini juga adalah sangat penting , mengingat bahwa itu adalah kebutuhan pokok yang utama selama berlayar.

" Saya lihat sudah cukup baik lah, makanya kita pastikan makanannya telah tersedia diatas kapal itu " jelas Insan.

Insan juga menyoroti proses embarkasi yang ada di Batam ini, khusunya di Pelabuhan Batuampar harus lebih ditingkatkan lagi, pasalnya jarak anatar terminal penumpang dan dermaga diaman kapal bersandar cukuplah jauh, bahkan pihaknya memuji inisiatif dari Kantor Cabang Pelni Batam, yang telah bekerjasama dengan pihak Damri milik pemerintah dalam hal ini, Dinas Perhubungan Kota Batam, untuk memabantu mengangkut penumpang dari terminal ke dermaga.

" Masih adalah yang harus ditingkatkan lagi " tuturnya singkat.

Ia juga mencontohkan, salah satunya adalah tangga naik turun bagi penumpang yang belum memadai, untuk itu pengelola pelabuhan untuk menyediakan tangga naik turun penumpang yang layak, agar bisa digunakan dengan baik oleh penumpang., ditambah lagi penumpang yang membawa barang bawaan yang cukup banyak.

" kami akan koordinasi dengan pihak pengelola pelabuhan, agar penumpang yang membawa barang yang banyak dan besar-besar itu tidak kesulitan dan nyaman" pungkas Insan.



(red/ai).





Baca Juga Artikel Terkait Lainnya