» » » » » » Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang Amankan 35 TKI Ilegall Dari Malaysia

Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang Amankan 35 TKI Ilegall Dari Malaysia

Ditulis Oleh: Redaksi | Sabtu, 17 Juni 2017 | No comments






Tanjungpinang , BR -  Kembali Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang berhasil gagalkan upaya pengiriman 35 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia menuju Indonesia setelah sempat kejar-kejaran di tengah laut, Jumat (16/6).

Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Ribut Eko Suyatno mengatakan, pada pukul 01.15 WIB, Satgas intelijen Barelang-17 dan unsur Kal Mapor sedang melaksanakan patroli laut di sekitar perairan Karang Galang Tanjunguban, namun sekira pukul 02.00 WIB tampak satu unit speed boat dengan kecepatan tinggi tanpa lampu navigasi.

Tim WFQR IV yang curiga dengan gelagat tersebut, selanjutnya melakukan pengejaran dan kemudian diposisi 0 58 66N-104 12 890E perairan Lobam Laut speed boat tersebut dapat dihentikan dan nengamankan speed boat tanpa nama tersebut.

“ Selanjutnya tim WFQR Lantamal IV melakukan pemeriksaan dan ditemukan 35 orang penumpang, diantaranya 28 orang laki-laki, 6 orang perempuan dewasa dan 1 orang anak perempuan berumur 3 tahun, yang dibawa tekong speed boat tanpa nama itu, yang berinisial R (48) dan 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) nya ” kata Eko.

Dari keterangan yang diperoleh dari tekong saat diinterogasi bahwa mereka berangkat dari Johor, Malaysia pukul 23.00 waktu Malaysia, dengan menggunakan speed boat ukuran 45 kaki dan lebar 3 meter, yang bermesin Yamaha 200 PK 2 unit.

“ Seluruh barang bawaan ke 35 orang TKI tersebut tidak luput dari pemeriksaan Tim kita, karena disinyalir TKI Ilegal yang berangkat dari Malaysia membawa barang-barang terlarang seperti Narkoba namun sampai saat ini belum kita temukan,” ujarnya.

Ditambahkan nya, keberhasilan ini merupakan kerjasama yang erat antara Tim Intelijen Satgas Intel Barelang-17 Bintan dan Tim WFQR IV Kal Mapor dalam melaksanakan pengamanan perairan Kepri.

“ Kita sudah memprediksi bahwa akan banyak kegiatan ilegall, seperti masuknya TKI Ilegal dengan pengirimannya dilakukan secara ilegal oleh orang-orang yang sengaja mencari keuntungan, dengan memanfaatkan kelengahan petugas apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang ini,”pungkas Eko.

Hingga berita ini diunggah sesuai dengan siaran pers yang diterima Batamreport,com, barang bukti seperti kapal jenis speed boat dan ke 35 TKI telah dibawa ke Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjunguban, untuk pemeriksaan lebih lanjut.


(red/ai/Dispen Lanal).

 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya