» » » » » » Kapal Vietnam Kembali Mencuri Ikan di Laut Natuna, Kepri

Kapal Vietnam Kembali Mencuri Ikan di Laut Natuna, Kepri

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 25 Juli 2017 | No comments



Tanjungpinang , BR - TNI AL kembali berhasil menyelamatkan dan mengamankan kekayaan laut, di perairan Landas kontinen Indonesia, yakni di Laut Natuna yang menjadi incaran kapal-kapal pencuri ikan.

Hal itu disebabkan setelah KRI Sutanto-377 (Parchim class) menangkap kapal Vietnam,TG 92816 TS yang kepergok sedang melakukan penangkapan ikan secara illegal di wilayah Laut Natuna, Jumat (21/7).

Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno, dalam keterangan persnya yang dikirimkan ke Batamreport.Com, mengatakan, saat ini kapal Vietnam tersebut dikawal menuju Lanal Tarempa, guna proses hukum lebih lanjut, dan saat ini juga jajaran Guskamlabar dan Guspurlabar terus mengintensifkan patroli, diperairan Wilayah Laut Natuna, Kepulauan Riau untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di laut.

Danlantamal IV menjelaskan, Peristiwa penangkapan kapal asing tersebut,berawal saat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sutanto-377, yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Walya Udhaya 17 Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamla Koarmabar) , dibawah kendali operasi Komandan Guskamlaarmabar Laksma TNI Bambang Irwanto, M. Tr.(Han), berhasil mengamankan satu kapal ikan asing berbendera Vietnam, TG 92816 TS, yang melakukan illegal fishing di perairan Landas Kontinen Indonesia, Laut Natuna.

" KRI Sutanto-377 mendapatkan kontak visual Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam, yang sedang mengapung pada posisi 06°10’50”  U-106°06’30” T. Komandan KRI Sutanto-377, Letkol Laut (P) Erwin Baharudin M.Tr.Hanla, memerintahkan perwira jaga untuk melaksanakan prosedur jarkaplid (Pengejaran penangkapan dan penyelidikan) terhadap KIA tersebut " kata Eko.

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan diketahui kapal tersebut yang melakukan kegiatan penangkapan ikan di perairan Landas Kontinen Indonesia, Laut Natuna, tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah dan telah menangkap ikan campuran dan cumi dengan jaring.

" Saat ini kapal tangkapan tersebut beserta barang bukti telah diserahkan ke Lanal Tarempa wilayah kerja Lantamal IV Tanjung Pinang, untuk proses hukum lebih lanjut " pungkas Danlantamal IV.


(red/ai/Dispen Lantamal IV).
           
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya