» » » » RMR Mantan Bendahara Dinsos Batam Dijebloskan ke Rutan Barelang

RMR Mantan Bendahara Dinsos Batam Dijebloskan ke Rutan Barelang

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 22 Agustus 2017 | No comments




Batam, BR - Akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam melakukan penahanan terhadap Raja Muhammad Rizal, tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan sisa kas tahun anggaran 2015 di Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam sebesar Rp 1,5 miliar.
Raja Muhammad Rizal ini merupakan mantan bendahara Dinsos Batam ini, resmi ditahan Kejari Batam setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan atas dirinya, untuk melengkapi berkas penyidikan oleh Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Batam.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidum) Kejari Batam, M.Chadafi Nasution mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap tersangka Raja Muhammad Rizal, mantan bendahara Dinsos Batam.
"Hari ini kita lakukan penahanan terhadap tersangka,” kata Chadafi, Selasa (22/8).
Ia juga menjelaskan, tersangka (Red.RMR) ini diduga menyelewengkan dana, dari 15 kegiatan di Dinas Sosial Batam tahun anggaran 2015.
“Dana yang paling banyak diselewengkan tersangka dari RLTH sekitar Rp 1,1 miliar" ujar Chadafi.
Atas perbuatannya, tersangka Raja Muhammad Rizal, dijerat Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU RI No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001, tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU RI No 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.


Pantauan di lokasi, tampak tersangka RMR sudah mengenakan rompi tahanan Kejaksaan berwarna merah, dan digiring petugas dari ruang pemeriksaan Pidsus ke mobil tahanan yang telah terparkir sebelumnya. Dan selanjutnya tersangka dibawa menuju Rutan Barelang untuk dilakukan penahanan terhadap dirinya.

(Red/Aidil). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya