» » » » Jaksa Tuntut Midi 8 Bulan Penjara Karena Lakukan Pengroyokan di Kampung Aceh

Jaksa Tuntut Midi 8 Bulan Penjara Karena Lakukan Pengroyokan di Kampung Aceh

Ditulis Oleh: Redaksi | Rabu, 11 Oktober 2017 | No comments





Batam,  BR -  Tarmizi alias Midi dan rekannya Zilzal Zainal terdakwa dalam kasus pengeroyokan di Kampung Aceh, dituntut hukuman 8 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Yan Elhas Zebua,  saat gelar sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam,  Selasa (10/10) siang. 
Saat membacakan tuntutannya di depan majelis hakim,  yang diketuai oleh M. Chandra tersebut,  tuntutan JPU berbunyi,  bahwa kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 170 ayat 1 KUHP, dan meminta supaya Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 8 bulan dan dikurangi selama terdakwa menjalani proses persidangan.


" Hal-hal yang memberatkan adalah perbuatan kedua terdakwa, menyebabkan luka ringan terhadap para korban dan satu unit mobil Avanza Veloz BP 1380 FE mengalami kerusakan pada seluruh bagian kaca dan body mobil, " kata Yan. 
Usai mendengarkan tuntutan, penasihat hukum terdakwa membacakan nota pembelaan, yang  meminta supaya majelis Hakim memberikan hukuman yang seringan-ringannya kepada terdakwa, dengan alasan bahwa terdakwa sudah melakukan upaya damai secara kekeluargaan kepada pihak korban.
Setelah mendengarkan pembacaan tuntutan dari JPU dan pembelaan dari PH kedua terdakwa,  ketua majelis hakim,  menanyakan kepada JPU dan PH apakah tetap pada pada tuntutan dan pembelaan nya masing-masing.

JPU Yan Elhas Zebua menyatakan tetap pada tuntutannya, sedangkan PH kedua terdakwa pun sama tetap pada pembelaannya.

Kemudian, Ketua Majelis Hakim Muhammad Chandra didampingi Hakim anggota Taufik Nainggolan dan Yona Lamerossa menunda persidangan satu minggu ke depan dengan agenda putusan.


(Red/Aidil). 


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya