» » » » Lanal Batam Berhasil Amankan 348 Dus Handphone Ilegal Merek Xiomi Yang Akan Diselundupkan Ke Indonesia dari Singapura

Lanal Batam Berhasil Amankan 348 Dus Handphone Ilegal Merek Xiomi Yang Akan Diselundupkan Ke Indonesia dari Singapura

Ditulis Oleh: Redaksi | Rabu, 08 November 2017 | No comments




Batam, BR -  Tim Gabungan WFQR (Western Fleet Quick Response) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) TNI Angkatan Laut yang terdiri dari Koarmabar, Guskamlabar, Lantamal IV dan Lanal Batam berhasil menangkap Speed Boat bermuatan handphone ilegal di perairan Labun Kec. Belakang Padang Batam pada posisi 1º 5.54’ 8134” N - 103º 47,5’ 0712” E.

" Hal ini berawal dari informasi intelijen, tentang adanya aktifitas speed boat, yang sedang memuat barang ilegal di Jurong Port Singapore, yang akan dibawa masuk ke Indonesia " kata Komandan Pangkalan (Danlanal) TNI AL Batam, Kolonel Laut (P)  Ivong Wicaksono Wibowo dalam siaran persnya yang diterima Batamreport. Com. Rabu (8/11).

Dilanjutkan olehnya, Tim gabungan WFQR yang terdiri dari Detasemen Intelijen Koarmabar, Guskamlabar, Lantamal IV dan Lanal Batam langsung membuat analisa dan melaksanakan patroli sektor penyekatan, di beberapa titik yang dimungkinkan akan dilalui speed boat tersebut.

" Sekitar pukul 17.57 Wib (red. 7/11) pada saat melaksanakan penyekatan dan pencarian tim dilapangan, telah melihat speedboat yang kandas di perairan/pantai Labun Belakang Padang, yang diduga bermuatan handphone ilegal. Selanjutnya 2 unsur patroli cepat Tim Lanal Batam yaitu Sea Rider 1 dan Combat Boat 58 meluncur ke lokasi, dan menemukan speedboat bermesin mercury 300 PK sebanyak 3 unit dalam keadaan muatan kosong dan tanpa ABK " kata Ivong.

Masih kata Ivong, kemudian dilaksanakan lah penyisiran oleh tim Lanal Batam yang dimana akhirnya berhasil mengamankan handphone ilegal, yang disembunyikan ditengah hutan P. Labun, sebanyak 348 dus handphone merk Xiaomi.

" Pemilik barang blm diketahui dan masih dalam pencarian " terangnya.

Ditambahkan juga olehnya, guna proses pemeriksaan hukum lebih lanjut, seluruh barang bukti berupa speed boat beserta muatan handphone ilegal tersebut dibawa menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam dengan menggunakan Sea Rider 1 dan Combat Boat 58.

 " Total nilai handphone sekitar Rp. 10.440.000.000,- sedangkan kerugian negara dari pajak sebesar 2,5 milyar rupiah, " pungkas Danlanal Batam itu.


(Red/Rilis Lanal Batam).
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya