» » » » AM Pelaku Pencabulan Terhadap 13 Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Jajaran Polda Kepri

AM Pelaku Pencabulan Terhadap 13 Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Jajaran Polda Kepri

Ditulis Oleh: Redaksi | Rabu, 10 Januari 2018 | No comments





Batam, BR - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. Erlangga gelar konfrens pers, terkait kasus pencabulan anak dibawah umur. Rabu (10/1) di pendopo Mapolda Kepri. 
Hadir juga Dirreskrimum Polda Kepri, KPPAD dan Kapolres Karimun dalam konfrensi pers tersebut. Dan Kabid humas menjelaskan penangkapan pelaku berinisial AM (56) merupakan kakek yang melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur pada tanggal (4/1) lalu di Lubuk Puding Pulau Buru Kabupaten Karimun.
Kakek tersebut ditangkap atas dasar laporan orang tua salah satu korban ke Polres Karimun. 
“ Atas laporan orang tua korban, pelaku diburu polisi dan berhasil ditangkap di rumahnya.” Ujar Kabid Humas
Berdasarkan informasi Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febriantara S.ik, tersangka berinisial AM sudah melakukan sodomi terhadap 13 anak laki laki kisaran umur 10 s/d 17 tahun sejak tahun 2016.
Kabid Humas juga menerangkan atas keterangan saksi korban maupun keterangan tersangka AM, AM telah melakukan perbuatan cabul di 4 tempat.
Tersangka AM melancarkan aksinya dengan bujuk rayu berupa pemberian sejumlah uang dengan jumlah variatif antara Rp. 20.000 s/d Rp. 30.000 dan disertai dengan ancaman dan tindakan kekerasan.
Kini polisi telah melakukan visum dan pemeriksaan psikologi untuk trauma healing kepada para korban oleh Bagpsikologi Polda Kepri bekerja sama dengan RSUD Kab. Karimun.
“ Sementara untuk tersangka AM juga dilakukan Pemeriksaan kejiwaan/ psikologi terhadap pelaku. Ia telah melanggar Pasal 82 (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000.” Jelasnya.
Kabid Humas menghimbau kepada para orang tua untuk selalu waspada dan memberikan pengawasan kepada anak-anak nya dan untuk anak-anak agar tidak mudah percaya terhadap bujuk rayu dari orang-orang yang belum pernah dikenal dan juga Kepada masyarakat apabila mengetahui prilaku menyimpang yang melawan hukum wajib untuk melaporkan kepada pihak Kepolisian.

(Red/Aidil/Hms Polda). 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya