» » » » » » Inilah Kronologis Penangkapan Kapal Pembawa Sabu 1,6 Ton yang Ditangkap Satgassus Polri dan Bea Cukai

Inilah Kronologis Penangkapan Kapal Pembawa Sabu 1,6 Ton yang Ditangkap Satgassus Polri dan Bea Cukai

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 20 Februari 2018 | No comments

                                                                     Photo. kricom.id






Batam, BR - Tim gabungan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Polri, Direktorat IV, Tipidnarkoba, Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam berhasil mengungkap Tindak Pidana Narkoba di daerah Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang diangkut oleh sebuah Kapal berbendera Singapura dengan berawakan 4 orang Warga Negara (WN) China.

Meskipun lokasi penangkapan kapal berada di Perairan Anambas, Kepri, namun kapal tersebut dan beserta barang buktinya, yakni 1,6 Ton Sabu- sabu dan juga 4 WN China langsung dibawa oleh Tim Satgassus ke Pelabuhan milik Bea dan Cukai di Sekupang, Batam. Selasa (20/2).

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan, sebanyak 81 Karung yang berisikan Methampetamine (jenis sabu) yang masing - masing karung, kurang lebih berisikan 20 Kg, dengan berat kotor nya
1,600 Kg atau 1,6 Ton.

Dan dari pantauan Batamreport.com,  Tim Satgassus terus melakukan pemeriksaan dan penghitungan barang bukti tersebut.

Adapun inisial masing - masing tersangka dari 4 WN China tersebut, TM, TY, TH (nahkoda), dan LYH

Sedangkan kronologis penangkapan kapal pembawa sabu 1,6 Ton berbendera Singapura itu, bermula dari Tim gabungan Satgassus Polri yang telah melakukan koordinasi awal bersama perwakilan Bea Cukai Kanwil Kepri, di Kantor Dit Narkoba Polda Metro Jaya pada hari Kamis (15/2) Dan keesokkan harinya Jumat (16/2) Tim berangkat ke Batam.

Setelah tiba di Batam, kembali Tim Satgassus berkoordinasi dengan Bea Cukai Kanwil Kepri, Sabtu (17/2) di Pelabuhan Punggur, Batam. Dan kemudian Tim pun bergabung dengan Kapal milik Bea Cukai dengan Nomor Lambung BC 2005.

Bahkan Tim Tindak bersama Kapal Bea Cukai, dalam melakukan pengungkapannya, telah tiba di sekitar Perairan Anambas, Kepri pada Minggu (18/2) dengan melanjutkan Patroli di sekitaran Perairan Anambas tersebut.

Keesokkan harinya, tepatnya Senin (19/2) Tim Satgassus tersebut mendapat informasi mengenai titik koordinat kapal yang telah menjadi target, tepatnya di kordinat 01.09.227 U / 103.48.023 T.

Dan akhirnya Tim kembali berkoordinasi dengan Bea Cukai Kanwil Kepri, untuk dilakukannya penyisiran dan pengejaran terhadap kapal target tersebut.

Hingga akhirnya, Selasa (20/2) tepat pukul 02.00 Wib Tim Satgassus Polri dan Bea Cukai, berhasil melakukan penangkapan kapal pembawa sabu 1,6 Ton itu, dengan menggunakan Kapal BC 2005 di perairan Karang Helen Mars, yang berdekatan dengan Karang Banteng, serta berhasil mengamankan 1 unit kapal ikan berisi Jaring Ketam asal Taiwan, yang berbendera Singapura tanpa memiliki dokumen dan surat-surat kapal.

Dan sekira pukul 08.00 Wib, di hari yang sama, Selasa (20/2) kapal pembawa 1,6 Ton sabu berbendera Singapura dengan 4 WN China itu, yang ditangkap Tim Satgassus Polri dan Bea Cukai di perairan Anambas, Kepri itu, di giring menuju Pangkalan Bea Cukai, yang ada di Sekupang bersama dengan Kapal Bea Cukai 20007 dengan turut serta Tim Bareskrim Mabes Polri.


(Red/Aidil). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya