» » » » » » Kapolda Kepri Benarkan Penangkapan Kapal Yang Bawa Sabu 1,6 Ton di Anambas

Kapolda Kepri Benarkan Penangkapan Kapal Yang Bawa Sabu 1,6 Ton di Anambas

Ditulis Oleh: Redaksi | Rabu, 21 Februari 2018 | No comments







Batam, BR - Kapolda Kepri, Irjen Pol. Didid Widjanardi benarkan penangkapan kapal berbendera Singapura, pembawa 1,6 Ton Sabu di Perairan Anambas, Kepri. Selasa (20/2). 

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolda Kepri saat gelar konfrensi pers di sekitar lokasi diamankan nya kapal pembawa 1,6 Ton sabu, tepatnya dipelabuhan logistik Bea Cukai Sekupang, Batam.

Menurutnya, Tim Gabungan dari Satgassus Polri, Direktorat IV Tipidnarkoba, Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam menangkap sebuah kapal berbendera Singapura di perairan Anambas, Kepulauan Riau.

" Kapalnya yang di tangkap di perairan Anambas kemudian di bawa ke pelabuhan Sekupang, kapal yang di amankan dan di tindak oleh Tim Gabungan dari Satgassus Polri, yang berkolaborasi dengan Bareskrim Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polda Kepri serta rekan - rekan Bea dan Cukai, dimana kapal tersebut merupakan kapal Taiwan, yang berbendera Singapura  " kata Irjen Pol. Didit Widjanardi.

Dijelaskannya, saat ini masih di lakukan pendalaman dan integritas kapal tersebut,  merupakan kapal ikan. Dan juga telah di sita dokumen penangkapan ikan yang palsu.

" Untuk sementara masih kita lakukan pendalaman dan sementara masih di integrasi sebagai kapal penangkap ikan, akan tetapi tidak ada tanda - tanda penangkapan ikan, serta telah kita sita dokumen penangkapan ikan yang palsu, " ujar Kapolda.

Ia juga mengungkapkan, ada 4 orang yang diamankan, dan merupakan WN Thaiand. Serta dalam kapal tersebut di temukan 81 karung, yang telah diamankan juga oleh  Tim Gabungan dari Satgassus.

" Tersangka ada empat orang Warga Negara Thailand, dan telah di temukan 81 karung yang telah di kemas dengan berat 1,6 Ton yang berhasil di ungkap Tim Gabungan dari Satgassus Polri. Dan saat ini masih di lakukan pengamanan dan olah TKP, untuk mencari barang bukti lainnya, yang masih tersimpan di dalam kapal, " ungkap Irjen Pol. Didit Widjanardi.

Sedangkan pihak Bea Cukai, Susilo Barata juga menjelaskan, bahwa pihak Bea dan Cukai bersama Tim Gabungan dari Satgassus Polri, mengerahkan dua unit kapal milik Bea dan Cukai, dengan nomor lambung BC 2005. untuk mengejar target ,dan setelah target dapat langsung kita tarik ke Sekupang.

" Kita mendapatkan instruksi dari Mabes Polri, dan bersama Tim Gabungan dari Satgassus Polri, mengerahkan dua kapal milik Bea dan Cukai, bernomor lambung BC 2005, untuk menuju ke target dqn disergap langsung kita tarik ke Sekupang, " terang Susilo Barata.

" Sedangkan barang bukti tersebut, belum di ketahui mau di bawa ke Batam atau tempat lainnya, dan sekarng masih dilakukan penyelidikan.


(Red/Aidil). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya