» » » » » » Wakasal Laksdya TNI A.Taufiqoerrochman : 4 ABK KM MV Sunrise Glory Tidak Saling Kenal

Wakasal Laksdya TNI A.Taufiqoerrochman : 4 ABK KM MV Sunrise Glory Tidak Saling Kenal

Ditulis Oleh: Redaksi | Minggu, 11 Februari 2018 | No comments








Batam, BR - 4 tersangka WNA asal Taiwan tidak saling kenal saat naik diatasa Kapal MV Sunrise Glory (berbendera Singapura) pembawa sabu 1 Ton. Dan diduga berasal dari daerah yang berbeda. 

Hal ini diungkapkan Wakasal, Laksamana Madya (Laksdya) Ahmad Taufiqoerrochman saat gelar konfrensi pers, di Markas Komando Angkatan Laut (Mako Lanal), Sengkuang Batam. Sabtu (10/2) sore.

Di depan penyidik, tersangka yang berjumlah 4 orang tersebut, mengaku tidak saling kenal ketika naik kw dalam kapal hingga berlayar dari Malaysia menuju Taiwan, dan juga berasal dri daerah yang berbeda.

Dan sepertinya, hal ini sangat disengaja karena mereka ingin membuat satu jaringan yang terputus.


" Antara satu tersangka dan tersangka lainnya, tidak saling kenal, mungkin disengaja untuk memutus jaringan mereka. Bahkan mereka tidak mengerti bahasa Indonesia, karena saya bicara sendiri dengan mereka, dan tidak tahu bahasa Indonesia, harus ada penterjemah nya " kata Taufiq.

Menurutnya, di duga masih ada barang bukti sabu yang disimpan di dalam Kapal Sunrise Glory berbendera Singapura itu.

Sementara itu, tampak ke 4 tersangka tertunduk lesu dengan masing-masing tangan mereka di borgol oleh petugas. Bahkan kepalanya pun di tutup sebo hitam.


Tangkapan 1 Ton sabu ini, merupakan  tangkapan terbesar yang dilakukan Pihak Keamanan Laut Indonesia di tahun 2018 ini.


(Red/Aidil). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya