» » » Salah Satu Staff Komisi III DPRD Batam, Meninggal Diduga Kena Angin Duduk

Salah Satu Staff Komisi III DPRD Batam, Meninggal Diduga Kena Angin Duduk

Ditulis Oleh: Redaksi | Jumat, 30 Maret 2018 | No comments







Batam, BR - Sofyan (PNS) salah satu staff di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Elisabhet, Batam Center. 

Kronologis meninggalnya, salah satu staff senior di lingkungan DPRD Batam tersebut, bermula saat usai jam makan siang,  dimana Sofyan pada saat itu,  sedang berbincang - bincang dengan salah satu staff honorer bernama Eva di dekat pintu masuk ruang Komisi III.

Dengan berbicara sambil berdiri itu, tiba - tiba Sofyan merasakan sakit dan keram pada sekujur tubuhnya, dan langsung terjatuh ke lantai, hingga menimbulkan kepanikan yang luar biasa disekitar depan ruangan Komisi III tersebut.


Sontak seluruh staff yang masih berada diruangan dan para wartawan keluar dari ruangan nya, untuk melihat apa yang terjadi saat itu, hingga membuat kerumunan orang semakin rame.

Sofyan yang terjatuh diduga terkena angin duduk, sempat juga mendapatkan pertolongan pertama oleh beberapa orang, namun melihat kondisi yang tidak mungkin bisa diselamatkan secepatnya itu, akhirnya Sofyan pun diangkat dan dibawa ke Rumah Sakit Elisabhet dengan menggunakan mobil,  untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif lagi. Kamis (29/3).

M Yunus (Nyong) salah satu Pegawai Honorer Di DPRD Kota Batam, mengatakan sebelum nya Sofyan sudah mengalami sakit di dada sejak pagi hari, dan sempat dikerok oleh rekan-rekannya.

" Saya melihat dia berjalan tiba tiba dia langsung jatuh, secara spontan kami langsung menolong dia, kaki, tangan dan muka nampak pucat, badannya kejang kejang, lidah keluar dan ada suara ngorok,” kata Yunus.


Setelah sampai di RS Elizabeth, nyawa korban tidak tertolong lagi, setelah mendengar hal tersebut, istri Korban langsung datang ke RS Elizabeth dan tampak terlihat sangat syok dengan keadaan suaminya saat itu.

Dimata Ketua dan anggota serta staff Komisi III DPRD Kota Batam, Sofywn merupakan seorang yang bertanggung jawab dengan pekerjaannya.

" Semasa hidup beliau selalu bertanggung jawab dengan tugasnya, semenjak beliau masih menjadi honorer hingga sampai menjadi ASN, "kata Welton salah satu anggota DPRD  dari Komisi III tersebut.

Bustamin, yang juga anggota Komisi III DPRD Batam, juga mengatakan setelah terjatuh, beliau sempat diobati dengan cara di kasih minyak, jempol kaki di pijat. Dan selama bekerja sangat Sofyan itu sangat bertanggung jawab, pekerjaan di laksanakan dengan baik, tidak pernah membantah apa yang di berikan tugas kepadanya.

" Di saat staff lain pulang kerja jam 4, ia pulang malah sering pulang jam 6, " ujar Bustamin.

Bustamin juga menjelaskan, Sofyan tidak pernah mengeluh kalau sakit, di Komisi III, mereka sangat kehilangan beliau. Korban meninggalkan seorang Istri dan 4 anak yang masih kecil - kecil dan jenazahnya di bawa ke rumahnya, di Kavling senjulung Punggur.



(Red/Aidil/WTB). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya