» » » » Kapolresta Barelang Pimpin Ekspos Pembunuh Janda Teluk Bakau

Kapolresta Barelang Pimpin Ekspos Pembunuh Janda Teluk Bakau

Ditulis Oleh: Redaksi | Selasa, 03 April 2018 | No comments






Batam, BR -  Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki pimpin langsung ekpos pengungkapan pembunuhan Abellia Delta Wahyuni alias Meli, Senin (26/3/2018) lalu,  yang di lakukan oleh tersangka Juni Ariyadi, di Mapolsek Nongsa. 

" Siang ini kita akan rilis pengungkapan kasus pembunuhan yang berada di wilayah hukum Polsek Nongsa, yang di tangkap oleh Satreskrim Polresta Barelang dan Polsek Nongsa, dimana kasus pembunuhan terjadi di kamar kos. Kampung Puncak Teluk Bakau, RT 03 RW 09 Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, sekira pukul  05.00 Wib pagi " kata Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, Senin (3/4).

Ia mengungkapkan kejadian pada hari Senin tanggal 26 Maret 2018, antara korban dan tersangka terjadi cekcok atau ribut.


"Kronologi kejadian di awali antara tersangka dengan Korban yang masih dalam status pacaran, namun belum menikah secara resmi, ribut, dimana keduanya sama - sama bekerja di salah satu Bar, setelah bekerja pada malam harinya baik korban maupun tersangka ini pulang kerumah kos - kosan, lebih kurang jam 3 pagi, " terwng Hengki.

Lanjutnya, disaat Jam 3 pagi itu,  si korban selalu ngomel dan memarahi tersangka dimana hal tersebu, karena si korban ini kesal terhadap tersangka yang WA - an dan Facebook - an dengan beberapa cewek lain.  Timbul rasa cemburu si korban sendir, dan masih terus merasa kesal terhadap tersangk, selanjutnya karena sudah pagi hari itu, si korban menawarkan kepada tersangka makan sambil membelikan nasi disalah Satu warung, " ujarnya.

Menurut Kombes Pol Hengki, korban dalam keadaan makan tetap saja, masih ngomel ke pada tersangka, masalah Whatsap yang di terima oleh tersangka dari wanita lain itu.

" Sambil makan tetap saja korban ini masih ngomel, dan akhirnya di tinggal pergi oleh tersangka untuk tidur, melihat tersangka sudah tidur di kamar kos tersebut, tersangka ikut tidur tapi masih saja ngomel  berkaitan dengan SMS -an tadi atau Whatsap antara tersangka dan wanita lain itu. Karena merasa masih kesal akhirnya korban memukul tersangka satu kali, dibagian kepala tersangka sebanyak satu kali oleh korban, namun tersangka tetap saja melanjutkan tidurnya, masih saja korban ini kesal, hingga akhirnya korban pun tertidur, " ucapnya.

Tambah Hengki, melihat korban telah tertidur pulas muncul niat tersangka, dan  keluar mengambil sebatang kayu dan di pukul ke kepala korban sebanyak tiga kali,  karena belum merasa puas akhirnya tersangka mencekik. Dari kejadian tersebut, hingga pagi harinya tersangka dengan menggunakan ojek menuju Bandara untuk meninggalkan lokasi kejadian menuju ke Pekanbaru, dari Pekanbaru baru korban menggunakan travel menuju Jambi sampai ke Bengkulu.

Jelas orang nomor satu di Polresta Barelang ini, untuk tersangka sendiri  di amankan di kapahiyang, yang diserahkan langsung oleh orang tua tersangka, yang telah bekerja sama dengan Polresta Barelang dan Polsek setempat.

" Untuk tersangka kita kenakan pasal 38 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara, barang bukti yang di amankan satu buah kayu broti, beberapa unit Handphone yang di bawa tersangka milik korban, korban juga menerima pegadaian dari rekan - rekannya, kemudian barang bukti lain alat tidur dan pakaian milik korban, " pungkas Hengki.

Menurut informasi yang berkembang dilapangan, korban yang merupakan  seorang janda yang telah bercerai dengan suaminya yang sah.


(Red/Aidil/WTB). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya