» » » » Pembunuh Balita 3 Bulan Itu, Diduga Merupakan Ayah Biologisnya

Pembunuh Balita 3 Bulan Itu, Diduga Merupakan Ayah Biologisnya

Ditulis Oleh: Redaksi | Senin, 02 April 2018 | No comments






Batam, BR - Pembunuh Yuni Sandra, bayi perempuan yang masih berusia 3 bulan di Komplek Maritim Squer, Kelurahan Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, yang tak lain  diduga sebagai bapak biologisnya sendiri, akhirnya ditangkap jajaran Satrekrim Polsek Batu Ampar. Senin (2/4).

Terungkap Yudi Chandra, sebagai pelaku pembunuhan dengan kekerasan terhadap bayi perempuan bernama Yuni Sandra yang masih berusia 3 bulan itu,  merupakan ayah biologis dari bayi malang tersebut. Hasil Otopsi pada Yuni Sandra, telah ditemukan kekerasan pada bibir dan  leher belakangnya.

" Kejadian di laporkan 27 Maret 2018, beberapa hari lalu di Polsek Batu Ampar, Kronologi kejadian di awali dari korban yang telah meninggal dunia bernama Yuni Sandra, umur 3 bulan 26 hari. Ketika sudah meninggal dan akan di mandikan salah satu masjid, saat itu kondisi ibu korban dalam tidak prima, jadi di mandikan oleh para warga. Para warga yang ada di sana menemukan pada jasad  korban hal - hal yang tidak wajar, "ungkap Kapolresta Barelang, Kombes Hengky, Senin (2/4) di Mapolresta Barelang.

Kombes Hengky, mengatakan setelah menemukan hal yang tidak wajar warga langsung melaporkan ke Polsek Batu Ampar.


" Dari warga di sana langsung melaporkan dan di tindak lanjuti Kapolsek Batu Ampar beserta Reskrim, untuk dalam tahap penyelidikan untuk itu, korban langsung di bawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk di lakukan otopsi, dalam kejadian ini tentu penyidik Reskrim Polsek Batu Ampar dalam hal menemukan dua alat bukti yang sah, " ujarnya.

Selain itu juga hasil otopsi oleh Rumah sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau menemukan kekerasan pada tubuh korban. Menurut Kombes Hengky, saat ini tersangka sudah diamankan, tersangka  tinggal satu kamar bersama korban.

Tersangka sendiri masih ada hubungan dengan ibu korban, namun hubungan itu  apakah suami yang sah atau hanya kumpul kebo saja

" Tersangka yang diamankan bernama Yudi Candr, yang beralamat di komplek Maritim Squer, yang memiliki hubungan dengan ibu korban, saya tidak bisa memastikan ini suami yang sah atau bukan karena belum ada bukti yang membuktikan, apakah ada akad nikah atau nikah sirih belum di jelaskan karena belum ada surat resmi, apakah kumpul kebo karena belum di ikat dengan surat resmi seperti akte nikah, " pungkas Kombes Hengky.

Hasil otopsi dari Rumah sakit Bhayangkara Polda Kepr, pada korban di temukan tanda kekerasan seperti pada bagian bibir korban, terdapat gigitan serta pada leher belakang korban terdapat hasil kekerasan benda tumpul.


(Red/WTB). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya