» » » » Pasukan Gultor Rider Khusus 136/TS Berhasil Lumpuhkan Kelompok Teror Kriminal Bersenjata dan Selamatkan Sandera

Pasukan Gultor Rider Khusus 136/TS Berhasil Lumpuhkan Kelompok Teror Kriminal Bersenjata dan Selamatkan Sandera

Ditulis Oleh: Redaksi | Senin, 19 November 2018 | No comments






Batamreport.com - Sekitar pukul 05.00 WIB subuh, Pasukan Penanggulangan Teror (Gultor) Batalion Infantri Rider Khusus 136/Tuah Sakti berhasil selamatkan sandera, yang ditawan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

Adapun sandera yang ditawan oleh KKB itu, yaitu seorang Kepala Kantor Gardu Induk Bright PLN berkekuatan 150 Kilo Volt, yang berada di daerah Sei Harapan Sekupang, dimana gardu induk listrik ini merupakan suatu objek vital yang harus dilindungi keamanannya.

Suasana penyerbuan yang dilakukan oleh Tim Gultor Rider Khusus 136/ TS terbilang mencekam, dimana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu, menyusup masuk ke gardu induk (objek vital) dengan sasaran untuk menyandera kepala kantor gardu induk milik bright PLN Batam kawasan Sekupang.


Bahkan saat menyandera kepala kantor tersebut, beberapa karyawan tampak tak berkutik, karena mendapatkan intimidasi dari beberapa orang yang bersenjatakan senapan laras panjang. 
Namun berkat kesiapan pasukan Penanggulangan Teror Rider Khusus 136/TS dibawah komando Komandan Korem 033/WP Brigadir Jenderal Gabriel Lema, yang mendapatkan informasi tentang adanya aksi teror dan penyanderaan oleh Kelompok Kriminal  Bersenjata (KKB) yang berjumlah enam orang itu, dapat di lumpuhkan dengan mudah, dimana pasukan Gultor milik Batalion Rider Khusus 136/TS itu, dalam melakukan penyelamatan sandera, dilakukan dengan senyap, cepat dan tepat.

Lewat aksi seporadis itu, musuh dilumpuhkan saat baru masuk. Satu orang yang berada di pos penjagaan dilumpuhkan. Begitu juga yang berdiri di depan pintu masuk dan di dalam ruangan. Darah segar mengalir di tubuh anggota teror bersenjata itu, bahkan ke enam orang anggota KKB itu tewas ditembak oleh pasukan Gultor 136/TS.


Sedangkan sandera yang tak lain Kepala Kantor Gardu Induk bright PLN Batam, meskipun terluka dibagian lengannya itu, berhasil diselamatkan dan dibawa oleh pasukan Gultor.

Danrem 033/WP, Brigjend Gabriel S. Lema mengatakan, untuk menuju titik yang dipukul ada sejumlah pergerakan yang ditempuh berupa basis, gunung hutan dan rawa laut.
" Ini latihan pemantapan raider khusus yang merupakan akumulasi latihan selama setahun,” kata Jenderal Bintang Satu ini, usai kegiatan.


Gabriel Lema menyebutkan, dalam operasi tim harus bisa menilai aspek medan, seperti lapangan tinjau dan lapangan tembak yang baik. Tentunya operasi penyelamatan sandera tak luput dari misi infiltrasi atau penyusupan, yang tidak diketahui oleh musuh.

Untuk kekuatan personil latihan pemantapan raider ini pihaknya menurunkan sekitar 430 pasukan, sambung Gabriel S. Lema. 
" Tujuan dari latihan tidak untuk membunuh, tapi melumpuhkan dan mengembalikan cara berpikir, ” tegasnya.
Gabriel Lema mengatakan juga, untuk berhadapan langsung dengan operasi dalam negeri itu, tentunya melibatkan aparat kepolisian dan masyarakat.
Karena, secara global dan nasional wujud teroris itu menghancurkan semua sendi-sendi bangsa,  hingga dapat merubah dan meruntuhkan negara. Dan ratusan pasukan ini dalam waktu dekat akan dikirim untuk operasi di Maluku.

(Dil). 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya