HEADLINE REPORT

Batamreport.com - Batam : Pengadilan Negeri (PN) Batam gelar sidang anggota polisi berpangkat perwira menengah,Kompol Irvan Asido Siagian beserta 20 orang terdakwa pengguna narkoba lainnya,yang ditangkap oleh jajaran Direktorat Narkoba Polda Kepri pada gelar razia Operasi Antik pada 12 November 2015 di Hotel Rasinta,depan City Walk Nagoya .Rabu (24/8) pagi.

Kompol Irvan Asido Siagian disidangkan terkait kepemilikan senjata api (senpi) jenis pistol,dan 9 butir peluru dan sidangnya dikawal dan ketat Propam Polda Kepri,dan saat datang ke PN Batam menggunakan mobil tahanan milik Polda Kepri juga.

Terdakwa yang merupakan perwira menengah dilingkungan Polda Kepri tersebut,didampingi oleh penasehat hukumnya AKP Edy Wijayanto SH dan Mangundang Lumban Batu SH.

Jaksa Penuntut Umum Kejari Batam,Rumondang Manurung SH,dalam pembacaan dakwaannya,mengatakan
bahwa terdakwa Irvan Asido Siagian pada  tanggal 12 November 2015 di tangkap oleh Direktorat Narkoba Polda Kepri dalam opersai Antik yang dipimpin langsung oleh Direktur Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Wiyarso, bertempat di kamar nomor 903 lantai 2 Bungalow Sugriwa Hotel Rasinta Kota Batam bersama Samsir.

Menurutnya,terdakwa tersangkut kasus turut serta melakukan perbuatan tanpa hak memasukkan ke Indonesia, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya, atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia senjata api dan amunisi.

Dan dalam bacaan dakwaan itu juga,disebutkan penggeledahan yang diperintahkan AKBP Roni Faisal Saiful terhadap Samsir untuk membuka pintu lemari dan di dalam isi lemari milik terdakwa ditemukan satu unit senpi jenis revolver warna silver merek Pindad,dan sembilan butir peluru dalam tas sandang milik terdakwa.

Usai pembacaan sidang oleh JPU,terdakwa Irvan Asido Siagian yang didampingi penasehat hukumnya,menyatakan keberatan atas tuduhan penyidik Polda Kepri kepadanya.

"Senpi dituduhkan Polda Kepri tersebut tidak pernah ditunjukkan padanya,termasuk ketika pemeriksaan yang dilakukan oleh Direskrimsus Polda Kepri, tidak ada ditunjukkan sama sekali," bantah Irvan Asido.

Atas dakwaan tersebutkan penasehat hukum terdakwa, Mangundang Lumban Batu SH mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan eksepsi. 

"Untuk persidangan berikutnya, kami dari Penasehat Hukum terdakwa akan mengajukan eksepsi yang mulia," ucap Mangundang SH.

Terkait adanya keluhan dari kliennya, Mangundang SH dalam sidang mengajukan surat pada majelis hakim agar terdakwa menjadi tahanan kota atau setidaknya ditahan di rutan.

"Jika terdakwa masih menjadi tahanan Polda Kepri, akan menyulitkan kami selaku penasehat hukum untuk berkomunikasi," pinta Mangundang SH.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Majelis Tiwik SH didampingi Syahrial SH dan Endi SH ini akan dilanjutkan kembali minggu depan.

Akibat perbuatan terdakwa Irvan Asido Siagian diancam pidana Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun1951 tentang Ordonnatietijdelijke Bijzonderestraf palingen (STBL. 1948 Nomor 17) dan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 8 Tahun 1948 Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. 

(Red/Ai).

Batamreport.com - Batam : Sidang kasus prostitusi online dengan terdakwa Aslina alias Cinta binti Syafii dan Diding,kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam (PN) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Meskipun sidang digelar secara tertutup untuk umum,sidang mendengarkan keterangan saksi ini,sangatlah mengecewakan kuasa hukum kedua terdakwa Edi Ginting SH dan Jaya Kusumah SE, SH.

Edi Ginting usai persidangan mengatakan,sangat kecewa dengan pernyataan dari saksi yang dihadirkan JPU,Anam Sadewo selaku Pengelola Ratu Massage,dimana keterangan saksi tersebut,tidak mengakui telah mengenal terdakwa Aslina,bahkan saksi Anam Sadewo lah yang selama ini bekerjasama dengan Aslina,dalam kegiatan prostitusi online tersebut.

"Saksi Anam ini tidak mengakui telah kenal dengan terdakwa Aslina dalam sidang sebagai saksi,sementara terdakwa sendiri adalah penyedia website blogspot.Dan saksi sebagai pengelola Massage Ratu,yang menyediakan cewek-cewek panggilannya, mereka sudah jelas bekerjasama," kata Edi.

Menurutnya lagi, kliennya itumendapatkan 25 persen hasil bokingan cewek-cewek di Ratu Massage,dan Massage Ratu dalam setiap transaksi mendapatkan 75 persen per transaksi.Yang anehnya lagi saksi Anam Sadewo, bila tidak ada tamu, menyuruh Aslina untuk mencari tamu.

"Jadi si terdakwa disuruh oleh saksi untuk cari tamu,jika tidak ada tamu yang boking cewek-cewek yang disediakannya"ujar Edi.

Ia juga menyesalkan mengapa hanya kliennya saja, yang menjadi terdakwa, padahal menurutnya pelaku utamanya adalah pengelola Massage Ratu Anam Sadewo.

" Kita juga menyesalkan mengapa pelaku utamanya tidak dijadikan terdakwa juga atau setidak-tidaknya ikut serta sesuai pasal 55 KUHP. Mengingat, Anam Sadewo telah di BAP 2 kali oleh polisi, tapi tidak tahu mengapa, ia tidak dijadikan tersangka dan hanya wajib lapor saja," tambahnya. Edi juga

Disebutkannya dalam persidangan, saksi Anam Sadewo mengaku jika Massage Ratu dalam prakteknya tidak hanya pijat biasa, namun juga pijat plus-plus.

Dalam surat dakwaan JPU Yogi SH terdakwa Aslina alias Cinta, berawal pada Januari 2016 terdakwa membuat blogspot pelacuran online yang beralamat http://cewekpanggilanbatam.blogspot.co.id yang berisi layanan untuk menyediakan perempuan panggilan dengan dibantu oleh Rista (belum tertangkap/DPO).

Didalam blogspot tersebut dicantumkan nomor telepon terdakwa untuk pemesanan perempuan panggilan. Prostitusi online tersebut dijalankan oleh terdakwa dengan cara, setiap tamu yang akan memesan perempuan panggilan menelepon terdakwa atau saksi Diding lalu terjadi negosiasi harga.

Setelah disepakati harga perempuan panggilan tersebut, kemudian terdakwa menghubungi Ratu Massage yang menyediakan perempuan panggilan milik saksi Anam Sadewo,setelah itu perempuan panggilan akan diantar ke tamu.

Sidang kasus prostitusi online ini digelar tertutup dipimpin Ketua Majelis Hakim Tiwik SH di dampingi Endi dan Egi sebagai anggota dengan JPU Yogi SH. Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 506 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP, dengan penjara maksimal 1 tahun.

(Red/Ai).

Polemik UWTO BP Batam.

Batamreport.com - Batam : Adanya pro - kontra terkait Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang ada di BP Batam,dimana UWTO itu merupakan pendapatan negara bukan pajak,sehingga masih perlukah bagi masyarakat Batam? Sehingga pertanyaan ini selalu menjadi perbincangan hangat di masyarakat Batam saat ini.

Bahkan masalah UWTO ini,juga sudah menjadi polemik yang berkembang di masyarakat,dan menjadi perbincangan serius atau sudah menjadi bahan diskusi,dimana saat ini juga digelar diskusi yang diadakan oleh Bank Mandiri,dengan menghadirkan Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam,Imam Bachroni dan juga anggota DPRD Batam,yang juga sebagai pengembang Mulia Rindu Purba.Senin (22/8) sekitar pukul 10.00 wib,di ruang pertemuan Hotel Venezia,Batam Center.

Dalam diskusi yang digelar santai tersebut,Dir Lahan BP Batam,Imam Bachroni mengatakan Batam memiliki keistimewaan,sehingga menjadi daerah khusus jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia.Karena sejak terbentuknya Batam ini sudah memiliki desain yang berbeda.

Sehingga ke depannya,harus di atur dengan dokumen tanah yang sesuai dengan tata ruangnya juga.

"Jika lahan dijadikan sebagai hak milik,apalagi di kota besar,maka hal ini sudah ketinggalan jaman,untuk itu kota besar itu harus di beri kewenangan,untuk mengelola lahan seperti yang ada di Batam ini" kata Imam Bachroni.

Menurutnya,dalam pengembangan infrastruktur Kota Batam ini,salah satunya dengan cara membayar UWTO yang seluruhnya digunakan untuk membangun Batam,yang juga akan dinikmati oleh masayarakat Batam pada umumnya.

"Pembayaran UWTO ini,bukan lah untuk pusat,tetapi untuk pembangunan Kota Batam,dan hal ini bisa di lihat dari pembangunan infrastruktur yang ada,seperti jalan dan lainnya"terangnya.

Imam juga menambahkan,masyarakat Batam pun tidak keberatan,dengan diberlakukannya UWTO ini,dan membayarkannya ke BP Batam,asal proses pembayarannya dipermudah.

"Untuk ini,pihak BP Batam sedang melakukan pembenahannya"ujar Imam lagi.

Dilanjutkannya,masyarakat Batam tidak keberatan membayar UWTO itu,asalkan prosesnya tidak susah,maka demi pelayananyang baik bagi masyarakat tersebut,BP Batam terus melakukan pembenahannnya.

Sementara dari pengembang,Mulia Rindo Purba yang juga anggota DPRD Batam,mengatakan Batam Batam pantas dapatkan prioritas,selain letaknya yang geografis,karena berbatasan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Bahkan ia berpendapat perlu dilakukannya klarifikasi untuk daerah - daerah yang telah dikenakan UWTO atau daerah yang tidak perlu bayar UWTO tersebut.

"Tidak semua daerah di Batam ini,yang diwajibkan membayar UWTO,dan hal ini perlu di kaji ulang" kata Rindu Purba.

Sebagai contoh,warga kavling yang tidak memiliki PL,tidak keberatan membayar UWTO,namun asal tidak ada hambatan,dan tentunya kawasan tersebut juga bisa saja tidak dikenakan UWTO.

"Ada sebagian daerah yang perlu dikenakan UWTO dan sebagian ada yang juga tidak perlu dikenakan" pungkasnya.

(Red/Ai)

Dalam Rangka Meriahkan Hut RI Ke 71,Kodim 0316 Gelar Pertandingan Futsal Antar SLTA

Batamreport.com - Batam : Dalam rangka memperingati HUT RI ke 71, Komando Distrik Militer (Kodim) 0316 Batam,gelar turnament futsal antar SLTA se Kota Batam dengan memperebutkan Piala Kodim 0316 Cup I,dilapangan SPBU Greentown,Bengkong.Senin (15/8).

Dalam turnament futsal antar pelajar tersebut,sebanyak 16 tim ikut bertanding dari berbagai SLTA yang ada di Kota Batam,dan pertandingan kejuaraan futsal Kodim Cup ini,dibuka langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0316 Batam,Letkol Inf.Andreas Nanang Dwi.

Selain membuka turnament futsal Kodim Cup bagi pelajar tersebut,diadakan juga pertandingan futsal persahabatan antar anggota Kodim 0316 yang dipimpin langsung Dandim Batam,Letkol Inf.Adreas Nanang Dwi melawan tim futsal wartawan (jurnalis),dimana dalam pertandingan tersebut,kedudukan imbang 3-3 dimulai awal pertandingan hingga berakhirnya pertandingan .

Dandim 0316 Batam, Letkol Inf.Andreas Nanang Dwi mengatakan turnamen futsal ini merupakan pertama kali dilaksanakan,dan akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

"Ini bentuk apresiasi kita,pada bidang olahraga,termasuk futsal ini dimana bentuk partisipasi Kodim 0316 terhadap perkembangan olahraga futsal di Batam, secara khusus buat pelajar SLTA"kata Letkol Inf.Adreas Nanang Dwi kepada wartawan,usai pertandingan.

Untuk itu,ia juga meminta agar masing-masing tim peserta untuk terus meningkatkan prestasi bidang olahraga, jauhi narkoba dan kenakalan remaja .

"Tingkatkan dan asah kemampuan, jaga sportivitas serta raih prestasi, jauhi diri adik adik pelajar dari narkoba dan kenakalan remaja lainnya" pinta Andreas.

(Red/Ai).





Batamreport.com - Batam : PT.Astra Honda Motor (AHM) luncurkan produk baru All New Honda BeAT eSP serentak di 26 kota di seluruh Indonesia.Sabtu (13/8) siang.

Sejak pertama kali dikenalkan pada 2008 lalu,Honda BeAT ini telah memiliki lebih dari 10 juta konsumennya di Indonesia.Bahkan dengan model dan ukuran yang compact dapat memberikan kemudahan untuk berkendaraan,dan juga tampilannya yang tajam dan sporty,berperforma tinggi dengan berbagai fitur terbaik dikelasnya.

Honda BeAT eSP ini,dengan desain baru sharp-compact dan fitur baru yang dikendarai sesuai gaya dan tren remaja masa kini yang semakin menyenangkan.Bahkan sebagai mitra berkendara sehari-hari,Honda BeAT telah menjadi transfortasi andalan untuk berbagai kebutuhan pengendara diseluruh pelosok negeri dan mampu menghadirkan kegembiraan bagi penggunanya.

"Sesuai motto One Heart,perusahaan ingin selalu hadir dan selalu dekat dengan konsumen,dan memdukung mereka mewujudkan mimpinya,bahkan 10 juta BeAT komsumen di Indonesia merupakan salah satu bentuk realisasi filosofi perusahaan ini"kata President Director AHM Toshiyuki Inuma dalam press release nya.

Johannes Loman,Executive Vice President Director AHM,dalam kesempatan peluncuran Honda BeAT eSP ini juga,mengatakan Honda BeAT ini diproduksi di 5 lini perakitan dengan memamfaatkan kapasitas produksi yang ada di 3 pabrik di Indonesia,yakni di Sunter,Cikarang dan Karawang,dengan mengambil tenaga kerja sekitar 17.000 putra bangsa yang dilibatkan langsung dalam proses produksinya.

"Dengan perusahaan pemasok,di tier 1 dan 2 jumlah yang terlibat sekitar 128.000 orang.Dan produk ini kami kirimkan ke para konsumen melalui 1.800 dealer diseluruh Indonesia,yang tentunya telah melibatkan ribuan orang lagi,mulai dari sales people,delivery man,hingga mekanik untuk layanan purna jual sesudahnya,dan ini betapa besarnya multiplier effect dari Honda BeAT ini" ujar Johannes Loman dalam press release yang sama diterima Batamreport.com.

Akhir kata peluncuran All New Honda BeAT kali ini sangat istimewa,karena dilakukan secara simultan di seluruh pelosok negeri,dan dengan wujud model terbaru Honda ini ini diseluruh Indonesia,sinergi kuat telah dilalukan AHM.

Tim engineer menyiapkan 5 lini produksi dalam waktu dekat untuk menghadirkan model baru ini,sementara tim logistik mengirimkannya ke 26 kota sebelum peluncurannya.Dan dilanjutkan dengan memperkenalkan All New Honda BeAT eSP ke konsumen diseluruh tanah air melalui jaringan pemasaran,yang akan dimulai sejak minggu depan.

(Red/Ai/release).






DPW PAN Kepri Di Bawah Kepemimpinan Hamid Rizal.

Batamreport.com - Batam : Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melantik Hamid Rizal (Bupati Natuna) sebagai Ketua DPW PAN Kepri,periode 2015 - 2020,yang digelar di Hotel Novotel,Batam.Senin (8/8) pagi.

Hamid Rizal yang saat ini menjabat sebagai Bupati Natuna,dalam kata sambutannya,usai dilantik mengatakan,ia siap menjalankan amanah partai,sebagai ketua DPW Kepri yang baru,menggantikan Asman Abnur yang menjadi menteri PAN - RB dalam kabinet kerja Presiden Jokowi.

"Amanah partai yang diamanatkan ke saya ini,siap dijalankan dengan sepenuh hati saya" kata Hamid Rizal.

Dilanjutkannya,Ketua Umum telah meamanatkan kepadanya,untuk melanjutkan kepengurusan DPW PAN Kepri ini,maka sebelum dirinya dilantik pun,ia bersama seluruh kader PAN sudah bekerja.

"Kata Ketum jangan ditunda - tunda ,langsung kerja meskipun belum dilantik"ujarnya.

Sedangkan saat ia berjumpa dengan atau ada kesempatan bertemu dengan masyarakat,ia selalu mengatakan bahwa dirinya adalaha guberbur,dan tentunya masyarakat juga bertanya bapak gubernur apa..?

"Saya jawab gubernur PAN Kepri" ujar Hamid bercanda.

Bahkan dalam kesempatan berbicara di dalam forum musyawarah daerah (musda) Hamid Rizal selalu menyampaikan,kepada seluruh para kader PAN agar tidak bertengkar. 

"Kalau kate orang melayu,kite harus lakukan yang sejuk -sejuk je,artinya jangan bertengkar" tuturnya lagi.

Namun begitu, ia juga Hamid meminta pada para kader untuk terus mensosialisasikan PAN,hingga ke pelosok daerah di Kepri ini.

"Marilah bersama-sama membesarkan PAN,dan dalam detak jantung kita terus mensosialisasikannya"imbuh Hamid Rizal.

Tak lupa Hamid juga menuturkan,untuk target partai PAN nantinya kedepan,dalam satu Daerah Pemilihan (Dapil) harus memperoleh satu kursi.

"Saya akan terus bekerja,dan tidak akan istirahat lagi,kita bersama-sama bekerja semoga PAN 2019 nanti masuk tiga besar di Kepulauan Riau ini," ucapnya.

Selain melantik Ketua DPW PAN kepri,Ketum PAN Zulkifli Hasan juga melantik H. Sukriadi, S.E sebagai Sekretaris dan Danil Tan sebagai Bendahara.


(Red/Ai).



18 Anak Panti Asuhan Anitofo Care Centre Gelar Charity Show (Acara Amal).

Batamreport.com - Batam : Panti Asuhan Anitofo Care Centre yang berpusat diluar negeri,tepatnya di Swaziland,Afrika Selatan menggelar acara Charity Show (kegiatan amal) di Batam,selama 2 hari.

Dalam acara charity show (amal) ini,nantinya akan ada pertunjukan dibidang seni,budaya,dan olah raga pertunjukan Shaolin,yang ditampilkan oleh 18 anak panti asuhan Anitofo Care Centre,dan
digelar dalam dua tempat yang berbeda,yakni di BCS Mall dan hotel Pacifik.

Dua relawan Anitofo Care Centre,Jovita dan Indah,yang membawa rombongan ke 18 anak panti asuhan yang semua berwarga negara afrika tersebut,mengatakan semuanya nanti akan unjuk kebolehannya masing-masing,seperti menyanyi,tarian,dan yang lebih menarik lagi menampilkan olah raga bela diri khas milik etnis China,yakni Kungfu Shaolin.

"Kita gelar hari di BCS Mall,dan besok di Hotel Pacifik"kata Jovita saat temu wartawan di pusat perbelanjaan City Walk Plaza,Nagoya.Sabtu (6/7) siang.

Dijelaskannya juga,acara ini digelar,tujuannya adalah untuk membantu ribuan anak-anak di Afrika Selatan,yang kondisinya masih sangat memprihatinkan, dimana pendidikan,dan kesehatan,sangat sulit situasi negara yang sering terjadi komplik,ataupun kekeringan,ditambah lagi dengan pendapatan penghasilan rendah dibawah 1dollar.

"Makanya anak-anak ini,yang memang rata-rata sudah tidak punya orang tua itu,kita tampung,dan diberikan hidup yang layak,baik pendidikannya,hingga ia mampu mandiri,bahkan kita ajari bela diri kungfu Shaolin" ujar Jovita.

Bahkan dengan segala keterbatasan mereka,bisa jadi orang yang baik dan berprestasi dalam hal seni dan budaya.

Sedangkan Suhu Hui Yu yang menjadi guru pendamping bagi anak-anak itu,mengatakan bahwa semua nya diajarkan pendidikan disekolah,dengan pendidikan dan kurikulum yang sama.

"Selain pendidikan kami mengajarkan ajaran Budha juga,agar mengerti tentang budi pekerti,dan disiplin"pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan,terdapat kurang lebih 2000 anak yatim piatu Afrika Selatan yang ditampung di Panti Asuhan Anitofo Care Centre,Swaziland.

(Red/Ai).

| Copyright © 2015 batamreport.com - digital media batam